SATELITNEWS.COM, SERANG – Di H-1 pelaksanan Pilkada serentak 2024, KPU Provinsi Banten memastikan seluruh persiapan proses pungut, hitung dan rekapitulasi suara di delapan Kabupaten dan Kota, sudah dimatangkan, termasuk antisipasi jika terjadi bencana alam.
Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Banten, Ahmad Sujai mengatakan, saat ini surat suara dan perlengkapan lainnya sudah mulai di distribusikan dari tingkat kecamatan sampai tingkat TPS. Semuanya sudah melalui tahapan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
“Total surat suara yang kita siapkan, dalam setiap kotaknya untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten itu sesuai dengan jumlah DPT ditambah 2 persen surat suara tambahan, sebagai antisipasi,” kata Suja’i, seusai menghadiri pemusnahan surat suara dan C plano di Gudang logistik KPU Kabupaten Serang, Selasa (26/11/2024).
Untuk diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pilgub Banten sebanyak 8.926.662 pemilih. Pemilih ini, tersebar di 17.231 TPS di 8 kabupaten/kota se-Banten, atau meningkat sekitar 80 ribu pemilih dari Pemilu 2024 lalu.
Dikatakan Suja’i, pada saat di TPS, masyarakat akan mendapatkan dua buah surat suara yang terdiri dari surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur berwarna Merah Marun.
Lalu untuk surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati warna Biru Muda dan surat suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota warna Hijau Tosca.
Baca Juga: KPU Banten Akan Lakukan Evaluasi Menyeluruh PSU Pilkada Serang
“Untuk surat suara kedua itu, akan menyesuaikan dengan wilayah administrasi tempat tinggal masing-masing,” ucapnya.
Selain persiapan administrative di atas, tambahnya, persiapan untuk saksi juga sudah dimatangkan. Baik saksi dari KPU, parpol maupun pengawas dari Panwaslu.
“Alhamdulillah, karena proses penganggaran dari Provinsi berjalan baik, semua kita bisa persiapkan dengan baik pula,” imbuhnya.
Terkait dengan pemusnahan surat suara itu, Sujai menegaskan, jika itu merupakan amanat peraturan yang harus dilaksanakan oleh seluruh KPU di Indonesia untuk melakukan pemusnahan secara serentak terhadap surat suara rusak atau lebih.
“Untuk jumlahnya masih kita hitung,” pungkasnya.
Kemudian, tambahnya, ada dua wilayah yang masuk rawan bencana pada pelaksanaan Pilkada 2024 ini, yakni Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Baca Juga: KPU Banten Sebut PSU Bukan Pertama Kalinya dan Siap Digelar
Apalagi saat ini, di wilayah tersebut tengah terjadi bencana alam. Untuk itu, berbagai mitigasi sudah dilakukan sehingga proses Pilkada besok bisa berjalan lancar.
“Sudah, sudah kita mitigasi. Belajar dari pengalaman,” tandasnya.
Sementara, Ketua KPU Kabupaten Serang Muhammad Nasehudin mengatakan, ada ratusan surat suara dan C Plano yang dimusnahkan.
Berdasarkan catatan, untuk surat suara rusak untuk Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Banten sebanyak 253 lembar, sedangkan untuk pemilihan Bupati/Wakil Bupati Serang sebanyak 118 lembar.
“Lalu surat suara lebih, untuk Pilgub sebanyak 692 lembar dan Pilbup 394 lembar. Sedangkan surat suara salah kirim, sebanyak 1.058 lembar,” pungkasnya. (luthfi)
























