SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sampai saat ini belum memasuki tahapan akhir. Rencananya, pembahasan proyek tersebut akan kembali digenjot pada awal tahun 2025.
“PLTSa sampai saat ini kita akan melanjutkan 2025 awal, setelah kemarin ada 9 perusahaan yang sudah kita kurasi,” ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Minggu (15/12).
Pilar menjelaskan, tahapan selanjutnya nanti adalah penilaian dari Kementerian dan juga panelis yang sudah tersusun dalam tim lelang. Nantinya, perusahaan yang paling layak serta dapat memberikan keuntungan bagi pemerintah maupun masyarakat akan dipilih.
“Tahap awal berikutnya ada requirement penilaian lagi dari kami Kementerian, ada juga tim dari provinsi Banten kita libatkan, supaya kita mendapatkan pemenang lelang, yang paling layak dan berikan keuntungan pemerintah kota dan bagi masyarakat,” katanya.
Pilar menyampaikan, pengerucutan jumlah investor itu setelah melewati seleksi pada sejumlah tahapan. Walaupun sudah mengerucut, masih terdapat tahapan yang harus dijalani yakni verifikasi.
“9 ini masih berjalan, mempersiapkan beberapa dokumen, insya Allah 2025 awal. Mudah-mudahan pemenang lelang dapet, segeralah, tapi ada prosesnya semua. Apakah 2025 atau 2026 karena penyiapan anggarannya juga dari pihak swasta, anggaran, ijin detail dipenuhi dulu,” ungkapnya.
Kata Pilar, ia dan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memang sempat absen dua bulan untuk mengikuti tahapan Pilkada 2024. Sehingga, proyek strategis nasional itu kembali digenjot pada tahun depan.
Pilar menambahkan, berbagai macam perusahaan yang mendaftar untuk melaksanakan proyek PLTSa. Yang jelas, mana yang paling rasional dalam segala aspek akan terjaring dengan sendirinya.
“Berbagai perusahaan yang terdaftar di dalam negeri tapi menggunakan teknologi China. Saya dapat informasi dan tidak mengerucut untuk satu ada teknologi dari manapun dipersilahkan, mana yg memungkinkan rasional untuk Tangsel, ada dari Eropa, Amerika,” bebernya.
Sebagai informasi, PLTSa ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2027 mendatang. Diketahui, pembangunan PLTSa merupakan proyek strategis nasional, dimana Tangerang Selatan jadi salah satu kota yang terpilih.
Sesuai dengan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang percepatan pembangunan instalasi pengelolaan sampah jadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan. (eko)