SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Deden Deni mengungkapkan bahwa dapur program Makan Bergizi Gratis bakal bertambah satu. Penambahan itu guna memperluas jangkauan program MBG bagi siswa.
Diketahui, Dindikbud telah mendatangi Badan Gizi Nasional (BGN) pusat beberapa waktu lalu. Kedatangannya guna menanyakan sekaligus untuk berdiskusi dan berkonsultasi soal program yang digadang-gadang bisa menurunkan angka stunting.
“Iya kita kan konsultasi untuk percepatan pelaksanaan makan bergizi gratis yang hari ini baru dua dapur. Ada rencana penambahan satu dapur lagi di Serpong. Dari total 200 ribuan siswa kita yang baru dilayani baru 6.000-an,” ujarnya saat ditemui, Kamis (6/2).
Meski rencana penambahan dapur telah disusun, kepastian operasionalnya masih menunggu keputusan lebih lanjut, terutama terkait mekanisme pendirian dan alokasi anggaran. Terkait petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan program ini, Deden mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat, terutama setelah adanya pernyataan Presiden terkait perbaikan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dapur baru ini rencananya akan berlokasi di Ciater, Serpong, dengan kapasitas maksimal 3.000 siswa dalam radius lima kilometer dari dapur. Namun, kapan operasionalnya dimulai masih belum bisa ditentukan.
“Kita tunggu, ada jadwalnya,” paparnya.
Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari
Terkait apakah dapur baru ini akan dikelola langsung oleh BGN atau bekerja sama dengan mitra, Deden mengaku pihaknya masih melakukan kajian lebih lanjut. Dengan adanya penambahan dapur ini, diharapkan lebih banyak siswa di Tangsel yang bisa mendapatkan manfaat dari program makan bergizi gratis.
Sebagai informasi, program MBG ini bertujuan untuk memberikan makanan bergizi kepada peserta didik mulai dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat serta ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita di sekitar lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Setidaknya, pada peluncuran awalnya 6 Januari, terdapat tujuh sekolah di Tangsel sudah lebih dulu menikmati program kampanyenya Presiden Prabowo Subianto saat Pilpres. Tujuh sekolah itu dipilih dari radius 5 kilometer dari dapur bergizi di Jalan Promoter, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong dengan jumlah siswa sebanyak 3.000.
Lalu, penambahan jumlah sekolah yang menerima program MBG bertambah sembilan sekolah yang tersebar di wilayah Ciputat Timur sejak Senin 13 Januari 2025. Tambahan ini juga masih ditangani langsung oleh BGN melalui mitranya dengan jumlah siswa 2.825.
Sekolah yang masuk dalam tahap kedua itu diantaranya TK Islam Melati, TPA Baitul Ma’mur, SDN Cempaka Putih 1, SDN Cempaka Putih 2, SDN Cempaka Putih 3, MI Jamiatul Khair, SMA 2 Mei, SMA Triguna Utama, dan SMPN 17 Muhammadiyah.
Sehingga, jika diakumulasikan terdapat 5.825 siswa yang sudah menikmati program MBG. Mereka setiap harinya mendapatkan 22 menu standar yang sudah ditetapkan oleh BGN. (eko)























