SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, mencatat telah terjadi dua kasus kebakaran hingga Februari 2025. Kerugian dari kejadian itu, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Endan Permana mengatakan, dua kasus kebakaran yang tercatat itu ada di Kecamatan Sukaresmi dan Kecamatan Cikedal.
“Baru dua kasus kebakaran tahun ini, pertama tanggal 25 Januari di Kecamatan Sukaresmi, kedua tanggal 15 Februari di Kecamatan Cikedal. Itu yang dilaporkan kepada kita dan kita tangani kasusnya,” kata Endan, Jumat (28/2/2025).
Endan mengatakan, selama 2024 terjadi 42 kasus kebakaran dengan kerugian sebesar Rp1,731 Miliar. Jumlah itu, kata dia, lebih sedikit dibandingkan tahun 2023 lalu, yaitu sebanyak 56 kasus kebakaran dengan total kerugian materil sebesar Rp2,695 Miliar.
“Kalau berkaca pada kasus sebelumnya, jumlah kebakaran di Pandeglang cukup banyak. Tetapi kita harapkan jumlah kebakaran bisa terus berkurang,” tambahnya.
Endan mengatakan, ada beberapa persoalan yang menyebabkan penanganan kebakaran di Pandeglang belum optimal, diantaranya karena keterbatasan armada dan lokasi yang jauh.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Mulai Melanda, KSB Banten Sebut 3 Kabupaten Terdampak Paling Besar
“Armada menjadi persoalan utama kita, tetapi kita terus upayakan agar penanganan kebakaran di Pandeglang dapat dilakukan dengan baik,” katanya.(adib)
























