Sabtu, 10 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Cimanceuri Kembali Meluap, Warga Legok dan Pagedangan Kebanjiran

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Selasa, 4 Mar 2025 19:24 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Cimanceuri Kembali Meluap, Warga Legok dan Pagedangan Kebanjiran

Situasi banjir di Kampung Ciparay Sasak, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Selasa (4/3). Terlihat, beberapa warga sedang berteduh dibawah tenda terpal yang tergenang air. (ALFIAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Akibat diguyur hujan deras ditambah dengan adanya air kiriman dari Kabupaten Bogor, Sungai Cimanceuri kembali meluap. Akibatnya, ratusan rumah warga di Kecamatan Legok dan Pagedangan terendam air hingga setinggi 100 hingga 150 centimeter, Selasa (4/3).

Ketua RT04/RW01, Kampung Ciparay Sasak, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Haerudin mengatakan, sebelumnya memang sempat pada Minggu (2/3) malam, hingga Senin (3/3) pagi. Lalu pada Senin (3/3) siang sempat surut hingga malam.

Namun, ketika Senin (3/3) pukul 22:00 wib air mulai kembali tinggi dan merendam pemukiman warga kembali. Menut Haerudin, berdasarkan data yang diterimanya ada 70 KK dan 250 jiwa yang terdampak banjir kiriman tersebut.

“Berdasarkan data yang diterima, sebanyak 70 kepala keluarga dengan 250 jiwa menjadi korban banjir, setelah air merendam rumah sejak pukul 22.00 WIB,” kata Haerudin kepada Satelit News, Selasa (4/3).

Menurut Haerudin, air yang merendam dengan ketinggian 100 hingga 150 centimeter ini, merupakan kiriman dari wilayah Bigor melalui Sungai Cimanceuri. Pasalnya, pemukiman warga yang terdampak memang tidak jauh dari bibir Sungai Cimanceuri.

“Sungai Cimanceuri yang memang tidak jauh dari pemukiman kami. Jadinya, sekampung ini terendam banjir sampai dengan sore ini, dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter,” katanya.

Baca Juga: 3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera

Dari 70 KK, dan 250 jiwa terdapat 37 rumah yang terendam banjir. Namun, meski terendam banjir kata Ketua RT Haerudin, masyarakat lebih memilih untuk bertahan dirumahnya masing-masing, karena menjaga barang atau perabotan rumah agar tidak hilang.

“Yang ke pengungsian itu cuma lansia sama bayi, itu sudah kita bawa ke posko ada 3 lansia dan 4 bayi. Tapi sisanya masih dirumah, karena mereka jaga barang-barang,” ujarnya.

BeritaTerbaru

3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera

Sabtu, 10 Okt 2026 18:24 WIB
Mengira Dapat Hibah Rp 5 Miliar Ternyata Pinjaman, Banyak Pengurus KMP di Kota Tangerang "Mundur Teratur"

Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal

Sabtu, 10 Okt 2026 17:32 WIB

200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 12:56 WIB
Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi

Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi

Sabtu, 10 Okt 2026 10:45 WIB

Kata Haerudin, saat ini masyarakat membutuhkan logistik berupa sembako dan selimut. Halnitu, karena selimut dan sembako yang dimiliki sudah basah terkena air yang datang secara tiba-tiba.

“Kami butuh sembako lagi, selimut juga, karena basah, pas air datang tidak sempat diselamatkan,” ungkapnya.

Haerudin juga mengharapkan adanya solusi jangka panjang dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banteng. Mengingat, banjir kiriman itu sudah menjadi langganan setiap tahun apabila Sungai Cimanceuri meluap.

“Kami berharap ada solusi jangka panjang juga. Karena, Sungai Cimanceuri sudah serihg meluap,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal

Ditempat terpisah, Plt. Camat Pagedangan, Daniel mengatakan, bahwa akibat luapan air Sungai Cimanceuri, sedikitnya ada 350 KK yang terdampak banjir. Namun, yang mengungsi ke Masjid ada 100 KK, diwilayah Kecamatan Pagedangan.

“Ada yang masih mengungsi di masjid sekitar, lumayan banyak ada sekitar 100 kepala keluarga yang masih bertahan di pengungsian,” kata Plt Camat Pagedangan, Daniel.

Daniel juga mengatakan, bahwa pihanya telah membangun dapur umum untuk para pengungsi, sebagai lokasi pendistribusian logistik. Dirinya berharap, banjir bisa segera surut dan luapan air bisa segera teratasi.

“Kita juga sudah membangun dapur umum untuk lokasi pendistribusian logistik,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan, bahwa Sungai Cimanceuri merupakan kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungài Ciliwung Cisadane (BBWS C2).

Maka, apabila terjadi longsor, banjir akibat luapan Sungai Cimanceuri, piahk Pemerintah Kabupaten Tangerang hanya bisa memberikan solusi jangka pendek menggunakan program belanja tanggap darurat (BTT).

“Sebetulnya, Sungai Cimanceuri merupakan kewenangan Pemerintah Pusat melalui BBWSC2. Tetapi, apabila terjadi longsor atau banjir maka penanganannya, hanya dilakukan untuk jangka pendek dan menengah melalui BTT,” kata Intan Nurul Hikmah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air akan melakukan normalisasi terhadap sungai. Agar, tidak terjadi pendangkalan yang dapat menyebabkan tersumbatnya aliran Sungai Cimanceuri.

“Kita akan lakukan juga normalisasi aliran sungai. Melalui, DBMSDA Kabupaten Tangerang,” tukasnya.

Saat disinggung terkait, turab atau tanggul permanen untuk Sungai Cimanceuri. Kata wanita yang biasa disapa Teh Intan itu mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mengusulkannya kepada Balai Besar Wilayah Sungài Ciliwung Cisadane (BBWS C2), yang merupakan pihak yang berwenang dalam mengelola Sungai Cimanceuri.

“Dikarenakan pemerintah Kabupaten Tangerang tidak dapat melakukan pembangunan tanggul/turap/bangunan permanen lainnya. Maka, pembangunan turab atau tanggul akan diusulkan kepada BBWSC2,” katanya. (alfian)

Tags: Cimanceuri Kembali MeluapWarga Legok dan Pagedangan Kebanjiran
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kota Tangerang

Sastra Tangerang Berusaha Bangkit, KNPI Terbitkan Antologi 127 Puisi

Sabtu, 10 Okt 2026 08:05 WIB
Headline

Tragis, 2 Remaja Asal Pinang Tewas Kecelakaan Saat Hindari Kelompok Pelaku Tawuran

Sabtu, 10 Okt 2026 07:39 WIB
Edukasi

Siswi SD Asal Kota Tangerang Terpilih sebagai Penerima Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 07:00 WIB
Metro Tangerang

Sachrudin Serahkan 20 Gerobak Sampah di Jatiuwung

Sabtu, 10 Okt 2026 06:27 WIB
Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
Kabupaten Tangerang

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai

Jumat, 9 Okt 2026 19:01 WIB
Headline

Pelaku Pelecehan di Cipondoh Tak Kunjung Tertangkap, Keseriusan Polisi Dipertanyakan

Jumat, 9 Okt 2026 18:40 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

RDP Makam Galeong Berujung Damai

RDP Makam Galeong Berujung Damai

Selasa, 6 Okt 2026 18:22 WIB
SWADAYA -- Sejumlah warga Desa Kadubadak, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, swadaya bangun jalan. Hal itu dilakukannya, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. (ISTIMEWA)

Pimpinan DPRD Pandeglang Apresiasi Warga Desa Kadubadak Angsana yang Bangun Jalan Swadaya

Kamis, 8 Okt 2026 18:31 WIB
BPBD Tangerang Ingatkan Warga Waspada Bencana, Tak Perlu Panik

BPBD Tangerang Ingatkan Warga Waspada Bencana, Tak Perlu Panik

Senin, 5 Okt 2026 15:47 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Senin 5 Oktober, Cek Lokasinya

Senin, 5 Okt 2026 07:47 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Jumat, 9 Okt 2026 08:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.