SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak akan menyelenggarakan program mudik lebaran gratis pada tahun ini. Padahal, tahun sebelumnya mudik gratis banyak diburu oleh masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil karena prioritas anggaran yang lebih penting. Walaupun, lanjut dia, peminatnya cukup banyak lantaran bisa menghemat pengeluaran saat lebaran.
“Tangsel tidak mengadakan program mudik gratis dulu, karena terkait hal lain, tahun ini kita tidak ngadain seperti tahun sebelumnya,” ujarnya, Jumat (14/3).
Ayep menjelaskan, keputusan ini bukan berarti bahwa program mudik gratis tidak penting. Namun, kata dia, Pemkot Tangsel harus memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan yang lain seperti perluasan program Tangsel Terang.
Kata dia, dengan penambahan titik lampu penerangan di berbagai wilayah, Pemkot Tangsel harus mengalokasikan anggaran untuk biaya listrik yang semakin tinggi.
“Dengan bertambahnya jumlah titik lampu bertambah juga pembayaran listrik setiap tahun. Jadi rata-rata pertahun itu sekitar Rp55 miliar untuk bayar listrik,” jelasnya.
Baca Juga: Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur
Menurut Ayep, adanya efisiensi anggaran pun tidak berdampak dengan tiadanya program mudik gratis. Pasalnya, efisiensi hanya menyasar kegiatan seremonial hingga logistik.
“Efisiensi anggaran itu ada di semua pasti, cuma kan yang sifatnya seremonial, perjalanan dinas, makan minum, tidak mengganggu program-program wali kota,” kata Ayep. (eko)
























