SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Penemuan jenazah perempuan tanpa identitas menggegerkan warga Kampung Gudang Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Jasad wanita yang mengenakan daster pink ditemukan ketika kuli bangunan menggali tanah untuk membuat fondasi rumah pada Sabtu (22/3) sore pukul 15.30 WIB.
Pekerja sekaligus saksi mata Wahid (50) menjelaskan dirinya bersama temannya yang sesama pekerja yakni Muslim (51) sedang menggali tanah untuk membuat fondasi rumah milik Hilopah, warga Kampung Gudang RT02/RW06, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa. Saat itulah dia menemukan tengkorak kepala manusia.
“Saat saya mencangkul, terdapat tengkorak manusia di dalam tanah itu,” kata Wahid, Sabtu (22/3).
Saat melihat adanya tengkorak manusia, warga Kampung Picung Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa itu langsung melaporkan kepada warga sekitar dan pemilik tanah (Holipah). Untuk menanyakan, apakah disekitar lahan itu terdapat makam, karena dirinya menemukan tulang belulang manusia.
“Namun, sang pemilik lahan tidak mengetahui asal muasal tengkorak tersebut. Bahkan, kata warga sekitar tidak ada makam di sekitar lahan itu,” katanya.
Akhirnya, saksi dan warga melaporkan hal itu kepada Ketua RT02/RW06, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa. Setelah itu, pihak RT juga langsung melaporkannya kepada pihak Kepolisian Sektor Tigaraksa.
Baca Juga: Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan
“Setelah melapor ke RT kita juga lapor ke Polisi. Karena, khawatir ada tindak pembunuhan tapi tidak diketahui,” katanya.
Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Antara membenarkan, terkait penemuan jenazah orang tanpa identitas yang sudah menjadi tulang belulang di Kampung Gudang RT02/RW06, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa.
“Iya betul. Namun, jenazah tersebut belum diketahui identitasnya, karena warga sekitar tidak mengetahui disekitar sana ada makam,” katanya.
Kata I Made, meskipun sang jenazah belum diketahui identitasnya. Dirinya menduga, bahwa jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan. Pasalnya, saat dilakukan olah TKP, si jenazah masih mengenakan daster pink yang identik dengan seorang perempuan.
Lanjut Kapolsek Tigaraksa, saat ini jenazah perempuan itu telah dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan autopsi atau visum luar. Dan, untuk hasil visum awal bahwa jenazah tersebut telah meninggal dunia selama 1 bulan
“Dan dari hasil sementara visum luar, diduga mayat itu sudah mengalami pembusukan alami lebih dari 1 bulan, dengan ciri-ciri fisik rambut lurus panjang berwarna putih diduga adalah mayat perempuan,” katanya. (alfian)
























