SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG– Perahu nelayan asal Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang dilaporkan tenggelam, Minggu (6/4/2025) ketika mencari ikan di Perairan Tanjungan-Mantiung.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun dua orang nelayan harus merelakan kapalnya karena mengalami kerusakan akibat dihantam ombak.
Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai adanya kecelakaan laut tersebut. Setelah laporan masuk, pihaknya segera ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelamatan.
“Ada info dari warga Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, bahwa ada laka laut di wilayah perairan Tanjungan-Mantiung. Kami bersama personel piket Polsek Cikeusik merapat ke TKP dan melakukan pencarian,” katanya, Minggu (6/3/2025)
Dia mengatakan, kedua nelayan yang menjalankan perahu itu yakni Supari (60) warga Kampung Cipedang, Desa Cipedang Kecamatan Wanasalam dan Jalim (55) warga Kampung Karangmalang, Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak.
“Kedua nelayan berhasil selamat dan diselamatkan, keduanya langsung dibawa dan diantarkan ke rumah masing-masing. Kecelakaan itu karena diterjang ombak, karena cuaca sedang tidak menentu,” katanya.
Baca Juga: Asyik Berenang, WNA China Hilang Digulung Ombak di Lebak
Dia berpesan kepada para nelayan yang akan mencari ikan di laut agar tetap waspada dan hati-hati, karena kondisi perairan dan cuaca sedang tidak menentu. Hal itu, kata dia, bisa menyebabkan kecelakaan laut, karena ombak besar bisa datang sewaktu-waktu.
“Harus tetap waspada dan hati-hati saat melaut, bawa peralatan keselamatan dan segera memberikan informasi apabila hal yang tidak diinginkan terjadi,” katanya.(adib)
























