SATELITNEWS.COM, LEBAK—Aktivitas wisata di pesisir selatan Lebak kembali memakan korban. Seorang warga negara asing (WNA) asal China dilaporkan hilang setelah terseret gelombang saat berenang di perairan Pantai Cibobos, Kecamatan Cihara, Minggu (12/4/2026).
Korban diketahui bernama SA Nuhai (41) yang tercatat berdomisili di Jakarta Barat. Insiden terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan pantai yang masih satu hamparan dengan objek wisata Karang Beureum dan Pantai Cikeusal.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban datang bersama beberapa rekannya untuk berlibur. Rombongan sempat menikmati suasana di Karang Beureum sebelum berjalan menyusuri pantai ke arah barat. Setibanya di Pantai Cikeusal, mereka memutuskan untuk berenang di laut.
Namun saat berada di air, kondisi arus diduga cukup kuat. Dari empat orang yang berenang, satu di antaranya yakni korban tiba-tiba terseret ombak ke tengah dan tidak kembali ke permukaan.
Kepala Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban sempat terlihat berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya hilang dari pantauan. “Korban berenang bersama tiga rekannya. Tiba-tiba terseret arus dan tenggelam. Sampai sekarang belum ditemukan,” ujarnya.
Laporan kejadian baru diterima petugas sekitar pukul 14.30 WIB. Selang beberapa waktu, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian. Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Lebak untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian. “Begitu menerima laporan, tim langsung diberangkatkan. Saat ini pencarian masih berlangsung,” kata Rizky.
Baca Juga: Libur Iduladha Wisata Pantai Lebak Diserbu Wisatawan
Ia menambahkan, kondisi cuaca di lokasi kejadian relatif berawan dengan karakteristik gelombang yang cukup tinggi, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Hingga Minggu petang, petugas gabungan dari Basarnas, Balawista, serta unsur lainnya masih melakukan pencarian dengan memantau pergerakan arus laut dan memperluas area penyisiran. Upaya akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan. (mulyana)
























