SATELITNEWS. COM, LEBAK— Seorang nenek bernama Marni (90) asal Kabupaten Lebak tahun ini bisa menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Makkah. Yang menarik, Marni bisa berangkat haji dengan modal tabungan belasan tahun dari hasil jerih payahnya menjadi tukang pijat.
Nenek Marni tinggal di sebuah rumah di Kampung Sukajadi, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung. Keseharian nenek Marni sebagai tukang pijat keliling. Dari jasanya itu dirinya tidak mematok tarif alias seikhlasnya. Hasilnya, selain untuk mencukupi kebutuhan sehari dirinya juga bisa menabung untuk melaksanakan rukun Islam ke-5 tersebut.
Di tahun ini, nenek Marni bakal berangkat dengan ratusan calon jemaah haji lainnya pada pemberangkatan kloter kedua ( 52 ) pada 23 Mei 2025 mendatang. “(Jadi tukang pijat) Dari umur si bungsu satu tahun lah itu sekitar tahun 1980,”kata Marni, Minggu ( 20/4/2025 ).
Rasa syukur terus dia panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil menjadi tukang pijat itu bisa membawanya menjalankan ibadah yang dicita-citakan umat Islam tersebut. Dia tak menanpik rasa lelah di usia yang sudah tidak muda dan sekuat dulu harus berjalan keliling kampung untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah. Namun demikian, kerja keras dan dukungan keluarga akhirnya dia mampu mengumpulkan uang dan bisa menjalankan ibadah haji.
“Kadang-kadang dapat Rp 200.000 kadang Rp 100.000, Alhamdulillah emak enggak matok pembayaran seikhlasnya saja berapa dikasihnya, itu berarti milik emak,” ungkapan nenek Marni rasa syukur atas rejeki yang dia dapat atas kerja kerasnya.
Lebih lanjut Marni mengatakan, ia menabung untuk berangkat haji sejak puluhan tahun lalu dan mendaftar haji pada 2014. “Kalau nabung mah gimana punya uangnya saja, enggak menentu. Emak juga ikut arisan, jadi uangnya juga ditabung di sana. Dari situ sedikit-sedikit lama-lana saya terpanggil, alhamdulilah saya bersyukur kepada Allah SWT,”ucapnya. “Perasaannya senang, campur aduk, sedih juga alhamdulilah senang,”pungkasnya.
Baca Juga: Wabup Iing Mengucapkan Selamat Iduladha Dari Tanah Suci Makkah
Sebelumnya, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Lebak, Halimatussa’diah mengatakan, di tahun 2025 ini calon haji yang akan diberangkatkan sebanyak 905 orang. Sebelum diberangkatkan, seyogya nya mereka harus mengikuti bimbingan agar memahami tata cara saat menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
“Tahun ini yang diberangkatkan sebanyak 509 orang, terdapat 248 jemaah laki-laki dan 261 perempuan. 448 merupakan jemaah urut porsi dan 61 lainnya tergolong prioritas atau lansia,” kata Halimatussa’diah disela acara tersebut.
Menurut Halimatussa’diah, sesuai tagline haji yaitu ramah lansia dan disabilitas, maka di tahun ini pelayanan diprioritaskan atau didahulukan bagi calon haji yang lansia. “Sesuai komitmen pelayanan haji kali ini diprioritaskan bagi lansia dan mengedukasi jemaah calon haji lainnya. Untuk calon haji di tahun ini tertua 103 Tahun dan termuda 20 Tahun warga Kecamatan Cibadak,” tururnya.(mulyana)
























