SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Warga Desa Manglid, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, swadaya membangun jembatan. Tindakan itu dilakukan, karena selama puluhan tahun warga kesulitan atau tidak ada akses untuk menyeberangi Sungai Cibuluh.
Camat Cibitung Muhaimin mengatakan, jembatan yang akan dibangun itu menjadi akses untuk menyambungkan jalan di delapan kampung, di Desa Manglid. Terkait anggaran, pihaknya menerima sumbangan dari relawan Cisaka, Kabupaten Bandung.
“Jadi swadaya dari relawan Cisaka, Bandung. Pembangunan jembatan diperkirakan lebih dari Rp300 juta. Masyarakat yang membangunnya bersama-sama, karena memang aksesnya enggak ada, jadi harus bangun jembatan,” katanya, Rabu (23/4/2025).
Dia mengatakan, rencananya jembatan yang akan dibuat itu memiliki panjang 12 meter dengan lebar dua meter, dan hanya diperbolehkan sepeda motor yang melinta dan pejalan kaki. Akses itu, kata dia, akan mengkoneksikan Kampung Cihaur, Rancawalang, Cibanteng, Palawijo, Umbulan Satu, Umbulam Dua, Cikiara, dan Kampung Cinyurup.
“Selama ini, lokasi itu hanya bisa dilewati saat musim kemarau atau kondisi air saat surut, kalau airnya deras enggak bisa dilewati. Jadi ini memang murni, untuk kepentingan masyarakat dan akses utama masyarakat,” tambahnya.
Kepala Desa (Kades) Manglid, Kecamatan Cibitung, Sanusi mengatakan, masyarakat sudah puluhan tahun mengharapkan adanya pembangunan jembatan dilokasi tersebut. Oleh karena, pembangunan jembatan itu bisa memudahkan akses masyarakat setempat.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Jembatan sangat dibutuhkan, untuk akses warga menyebrangi Sungai Cibuluh. Tanpa ada jembatan, warga mengalami kesulitan saat akan menjalankan aktivitas sehari-harinya,” ujarnya.
Dia mengatakan, kondisi sungai bisa membahayakan ketika hujan dengan intensitas tinggi, karena aliran sungai meluap dan alirannya deras. Sementara, lokasi itu menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.
“Aliran Sungai Cibuluh meluap. Membuat warga harus ekstra hati-hati, saat akan menyeberangi sungai karena arusnya sangat,” tuturnya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada relawan, yang bersedia membantu membangunkan jembatan untuk kepentingan masyarakat. Saat ini, proses pengerjaan baru akan dilakukan dan diharapkan bisa segera terselesaikan.
“Alhamdulillah, tahun 2025 ini ada relawan yang siap bangun jembatan. Oleh relawan Cisaka dari Bandung. Saat ini, pengerjaan pembangunan jembatan sudah mulai berjalan. Masyarakat gotong-royong tiap hari karena memang mau jembatan,” pungkasnya. (adib)
























