Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 13 Sep 2026 19:25 WIB
Rubrik Nasional
Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel

Personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Jumlah titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional menurun, tetapi konsentrasinya masih tinggi di sejumlah wilayah Kalimantan. Di sisi lain, pemerintah menyegel 50 badan usaha yang wilayah konsesinya terbakar dengan total luasan 27.333,79 hektare.

Data Sipongi Kementerian Kehutanan hingga Sabtu (12/9/2026) malam mencatat 567 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence), turun 121 titik dibandingkan periode sebelumnya. Pemantauan dilakukan melalui sistem Sipongi dengan memanfaatkan data penginderaan jauh dari satelit NASA Terra, Aqua, SNPP, dan NOAA-20.

Kalimantan Tengah masih menjadi provinsi dengan konsentrasi hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas. “Di enam provinsi prioritas, konsentrasi hotspot tertinggi masih berada di Kalimantan Tengah dengan 197 titik, atau menurun dari 271 titik,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi, Minggu (13/9/2026).

Penurunan juga terjadi di Kalimantan Selatan, dari 47 menjadi tujuh titik. Sebaliknya, Kalimantan Barat mengalami kenaikan dari 51 menjadi 91 titik. Di Sumatera Selatan, hotspot meningkat dari 11 menjadi 62 titik. Sementara itu, Riau dan Jambi tidak terdeteksi memiliki hotspot high confidence selama dua hari terakhir.

“Hotspot merupakan indikasi awal potensi kebakaran dan tidak selalu berarti telah terjadi kebakaran. Oleh karena itu, data satelit terus dianalisis dan ditindaklanjuti melalui patroli serta verifikasi langsung di lapangan,” kata Ristianto.

Di sisi pencegahan, Kemenhut terus melakukan pembasahan wilayah rawan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC). Di Kalimantan Barat, OMC pada 5–14 September telah menjalankan sembilan sortie penerbangan dengan 7.200 kilogram NaCl.

Baca Juga: Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Sementara di Kalimantan Tengah, OMC pada 6–15 September telah menjalankan tujuh sortie dengan 5.600 kilogram NaCl, dengan sasaran antara lain Kapuas, Palangka Raya, Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Pulang Pisau.

Ristianto juga menyoroti kondisi kualitas udara di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan yang masih tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Dia mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap karhutla mengurangi aktivitas di luar ruangan.

BeritaTerbaru

130 Orang Korban Kapal Virgo Terbalik Masih Dalam Pencarian

130 Orang Korban Kapal Virgo Terbalik Masih Dalam Pencarian

Minggu, 13 Sep 2026 19:22 WIB

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Kamis, 10 Sep 2026 18:01 WIB
Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 17:58 WIB

“Gunakan masker terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan penyakit pernapasan, serta segera mencari pelayanan kesehatan apabila mengalami sesak atau gangguan pernapasan,” lanjut dia.

Ristianto juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, mencegah potensi karhutla. Jika melihat asap, titik api, atau indikasi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas.

“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar dan hindari aktivitas apa pun di lapangan yang menggunakan api selama musim kemarau,” tuturnya.

Di tengah kondisi tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel 50 badan usaha yang wilayah konsesinya terbakar. Penindakan tersebut tersebar di delapan provinsi dengan total area konsesi terbakar mencapai 27.333,79 hektare.

Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Menteri LH Jumhur Hidayat mengatakan penyegelan merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Karhutla.

“Penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu demi melindungi kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat dari dampak buruk asap karhutla,” kata Jumhur.

Sebanyak 36 badan usaha disegel di Kalimantan dengan luasan terbakar mencapai 23.634,72 hektare. Penindakan terbesar berada di Kalimantan Barat, yakni 18 badan usaha dengan area 12.920,88 hektare.

Berikutnya Kalimantan Selatan, enam badan usaha seluas 6.476,94 hektare; Kalimantan Tengah, enam badan usaha seluas 2.684,02 hektare; Kalimantan Timur, empat badan usaha seluas 1.244,81 hektare; dan Kalimantan Utara, dua badan usaha seluas 308,07 hektare.

Di Sumatera, KLH menyegel 14 badan usaha dengan luasan terbakar 3.699,07 hektare. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan penindakan terbesar, yakni 11 badan usaha seluas 2.928,28 hektare. Sisanya berada di Lampung, dua badan usaha seluas 758,88 hektare, serta Riau, satu badan usaha seluas 11,91 hektare.

Jumhur mengatakan Polri telah menetapkan 138 tersangka dalam penanganan perkara karhutla. Sebanyak 119 orang diduga melakukan pembakaran secara sengaja, sedangkan 19 lainnya karena kelalaian. (rmg/xan)

Tags: badan usahahot spothutankebakaranlahansegel
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar
Nasional

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB
Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat
Nasional

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan #TerimaKasihSahabat

Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan #TerimaKasihSahabat

Selasa, 8 Sep 2026 16:06 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN: Gubernur Banten Andra Soni, ikut bergabung melakukan pencarian rombongan wartawan yang dikabarkan hilang.. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Gubernur Banten Ikut Langsung Dalam Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK

Jumat, 11 Sep 2026 13:28 WIB
WMS Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan Saat Hadapi Dampak Abu Vulkanik

WMS Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan Saat Hadapi Dampak Abu Vulkanik

Rabu, 9 Sep 2026 19:12 WIB
Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
BAGIKAN MASKER -- DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten, menyalurkan 10.000 masker kepada masyarakat sebagai respons atas dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), sejak Minggu (6/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

PKS Banten Tebar 10.000 Masker untuk Warga Terdampak GAK

Selasa, 8 Sep 2026 14:24 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.