SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang, bakal menata semua aset milik pemerintah agar mudah diinvestasikan, dan tidak mendatangkan persoalan. Tindakan itu dilakukan, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengakui, saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisasi terhadap semua aset milik Pemkab Pandeglang, untuk dikerjasamakan. Bahkan, kata dia, beberapa aset sudah dilakukan kerja sama dan sudah menjadi penyumbang terhadap PAD.
“Kita inventarisir aset-aset kita dimana saja, kita lengkapi semua dokumennya agar tidak ada masalah ketika dilakukan kerja sama. Kita lakukan itu agar PAD kita bisa terus bertambah setiap tahunnya,” katanya, Senin (28/4/2025).
Iing mengatakan, pemanfaatan aset Pemkab untuk dikerjasamaakan merupakan cara terbaik meningkatkan PAD. Oleh karena itu, pihaknya juga akan terus berupaya menarik para investor agar bisa membuka usaha di Kabupaten Pandeglang.
“Supaya para investor tertarik bekerja sama dengan kita, tentunya kita harus bisa membuat mereka nyaman dan aman. Makanya, kita akan buat regulasinya agar para investor ini tertarik berinvestasi di Pandeglang,” katanya.
Iing memastikan, pihaknya akan mempermudah bagi para pemilik modal agar bisa bekerja sama dengan Pemkab Pandeglang. Bahkan, dia menawarkan beberapa aset agar bisa segera dikelola oleh pihak ketiga sebagai upaya percepatan penambahan PAD.
Baca Juga: Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Wabup Iing Tegaskan Ini
“Kalau mau silahkan, bisa langsung dikelola untuk stadion sukarela, ada gor juga, dan beberapa lagi. Tinggal bawa saja investornya ke kita, kita akan lakukan kerja sama dengan mereka, kan sama-sama diuntungkan,” katanya.
Iing mengatakan, bagi investor yang tertarik mengelola salah satu aset Pemkab bisa langsung melakukan kerja sama. Dengan catatan, menyegorkan 50 persen target PAD dan sisanya bisa dibayarkan dengan cara dicicil selama satu tahun atau sisa bulan yang ada dalam satu tahun.
“Jadi enggak ada yang sulit, semuanya kita mudahkan. Tetapi, kita juga terus melibatkan masyarakat agar bisa merasakaan dampak ekonomi dari kebijakan yang kita ambil. Nah, inilah yang kita maksudkan saling menguntungkan tadi,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Anggota Badan Anggaran DPRD Pandeglang M Habibi Arafat sependapat dengan program kerja dan kebijakan yang dikeluarkan Pemkab Pandeglang. Namun, dia mengingatkan agar setiap kebijakan yang diambil harus mendatangkan nilai manfaat bagi masyarakat.
“Saya kira itu kebijakan yang bagus ya, ditengah adanya efisiensi dan keterbatasan anggaran. Jadi memang Pemkab ini harus bisa terus mendorong dan meningkatkan PAD. Tapi, jangan lupa libatkan masyarakat,” katanya.(adib)























