SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Napoli memetik kemenangan mudah atas Torino dengan skor 2-0. Partenopei mendapat dorongan dalam persaingan Scudetto dengan Inter Milan.
Pertandingan Liga Italia antara Napoli vs Torino berlangsung di Stadion Diego Maradona, Senin (28/4) dinihari WIB. Scott McTominay menjadi bintang kemenangan Napoli setelah menyumbang dua gol.
Napoli langsung tancap gas untuk mencetak gol cepat di menit ketujuh. Mc Tominay mengubah skor 1-0. Giovani Di Lorenzo melepaskan umpan mendatar dari belakang kepada Andre-Frank Zambo Anguissa. Pemain yang terakhir disebut meneruskan dengan crossing mendatar, sontekan McTominay dari kotak 6 yard sukses menembus gawang Torino.
Torino membuang peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Sebuah umpan akurat ke depan menempatkan Che Adams dalam posisi satu lawan satu. Sayang sekali, sontekan Adams melambung.
Napoli malah memperbesar keunggulannya jadi 2-0, pada empat menit sebelum turun minum. McTominay kembali mengukir namanya di papan skor.
Setelah restart, pemain pengganti Phillip Billing nyaris mencetak gol ketiga Napoli. Sebuah crossing disambut Billing dengan tandukan, Vanja Milinkovic-Savic sudah kalah, tapi bola cuma menghantam mistar gawang Torino.
Torino bermain lebih berani sejak 10 menit terakhir. Meski demikian, tidak ada gol lain yang tercipta. Keunggulan 2-0 Napoli bertahan sampai pertandingan selesai.
Dengan tiga poin tambahan itu, Napoli memuncaki klasemen Liga Italia usai mengumpulkan 74 poin dari 34 pertandingan. Inter Milan di posisi kedua dengan 71 poin.
Pelatih Napoli, Antonio Conte, menegaskan Scudetto kini ditentukan di tangan timnya. Il Partenopei fokus meraih hasil sempurna di empat laga sisa demi amankan puncak klasemen.
Napoli kini tinggal fokus meraih hasil sempurna di empat laga tersisa untuk juara. Conte yakin anak asuhannya punya kapasitas untuk melakukan hal tersebut sepertinya layaknya saat menang lawan Torino.
“Ada empat langkah lagi yang harus diambil. Kami telah mengambil langkah pertama, kami berada di depan, sekarang kami tahu betul bahwa kami akan melawan tim seperti Lecce dan Parma yang berjuang untuk tetap bertahan di Serie A, lalu Genoa dan Cagliari,” ujar Conte dikutip dari Football Italia.
“Semuanya ada di tangan kami. Kami menang dengan tekad yang kuat, tim yang sadar akan kekuatannya sendiri, dan tak pelak lagi penonton terus mendukung kami hari ini sebagai pemain ke-12 atau bahkan ke-13. Bahkan untuk sampai ke stadion pun sulit, karena ada begitu banyak penggemar yang berkerumun di sekitar,” jelasnya.
Napoli kini memimpin perburuan scudetto usai menggusur Inter Milan dari puncak klasemen Liga Italia. Meski demikian, Napoli diminta agar tak terlalu menggebu-gebu. “Ini akan sangat berarti, skuad ini sudah melakukannya dua tahun lalu,” ujar McTominay kepada DAZN.
“Kami tidak boleh terlalu terbuai, karena sekarang kami memimpin perburuan gelar, tapi kami harus tetap tenang, menjaga segalanya tetap santai dan menghadapi pertandingan satu per satu.”
“Pertandingan ini jadi tidak penting kecuali kami menang di laga berikutnya dan setelahnya lagi. Jadi mari tetap tenang dan lihat ke mana arahnya,” katanya.
Di sisi lain, Inter Milan keok, tiga kali kalah beruntun. Pelatih Simone Inzaghi sebut Nerazzurri harus kembali temukan energi untuk menang. “Musim ini belum habis. Kami harus bangkit dan berjuang, tapi terdekat, fokus kami ke Barcelona,” ujar pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi dilansir dari situs resmi klub.
Ada anggapan, bensin Inter Milan sepertinya sudah habis. Inzaghi tidak menampik hal itu dan sebut timnya harus kembali temukan energi. “Kami kalah dalam tiga pertandingan berturut-turut dan itu menyakitkan. Kami harus berkaca kepada diri sendiri dan mencoba memulihkan energi fisik dan mental kami,” tegasnya.
“Kami tidak cukup waspada tetapi kami perlu menemukan energi kami karena ada beberapa pertandingan penting yang akan datang. Kemenangan akan membangkitkan mental kami kembali,” sambungnya. (dm)