SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Hotel Aryaduta, Kelapa Dua, Selasa (30/4/2025).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa Musrenbang merupakan proses krusial dalam pembangunan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Forum ini menjadi sarana strategis untuk menghimpun aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi momentum penting untuk merancang masa depan Kabupaten Tangerang. Ini adalah wadah bersama bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan merumuskan prioritas pembangunan,” ujar Intan.
RPJMD Kabupaten Tangerang 2025–2029 mengusung visi besar: “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing (Tangerang Sejahtera, Semakin Gemilang)”. Visi ini dijabarkan ke dalam enam misi pembangunan yang menjadi arah strategis lima tahun ke depan.
“Visi ini bukan hanya harapan, tapi komitmen bersama untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. Karena itu, dokumen perencanaan ini harus mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh dan berkeadilan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Intan menjelaskan lima program prioritas pembangunan daerah, yaitu Prima (Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart), Prospek (Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah), Tunas (Talenta Unggul Generasi Sehat), Setara (Sekolah Terpadu Ramah Anak), dan Selaras (Sistem Lingkungan Aman, Ramah, dan Berkesinambungan).
Baca Juga: Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal
Kelima program tersebut akan dijalankan melalui berbagai kegiatan strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari digitalisasi layanan publik, pengembangan kawasan ekonomi kreatif, penanganan stunting, hingga pembangunan ruang terbuka hijau dan pengendalian banjir.
Intan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam proses ini. “Ini bukan hanya rencana pemerintah, tapi rencana kita semua. Mari kita wujudkan RPJMD dan RKPD yang selaras, terpadu, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (aditya)





















