SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Kampung Melayu, Kelurahan Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Jumat (2/5) dini hari. Seorang anak bernama Ilyas meninggal dunia setelah terserempet truk tanah berpelat B-9170-FYY. Korban dibonceng ayahnya, Khaerudin, yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio B-6203-JCL saat peristiwa terjadi.
Sino Santoso, saksi mata di lokasi kejadian, mengatakan kecelakaan bermula saat Khaerudin dan anaknya melaju dari arah Teluknaga menuju Salepajang. Sesampainya di dekat pintu keluar SPBU Kampung Melayu, Khaerudin mencoba menyalip dump truk dari sisi kanan.
“Saat mendahului, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor lain yang tidak diketahui identitasnya. Khaerudin kehilangan kendali atau keseimbangan, motornya oleng ke kiri,” tutur Sino kepada Satelit News, Minggu (4/5).
Akibatnya, Khaerudin terjatuh ke kanan, sementara Ilyas terjatuh ke kiri dan langsung terserempet dump truk yang sedang melaju. Ilyas mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang.
“Ilyas tidak dapat diselamatkan. Ia mengalami luka di kepala,” tambah Sino.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB, dan tidak terkait dengan pelanggaran Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 12 Tahun 2023 yang mengatur jam operasional truk tanah.
“Karena kejadiannya dini hari, maka tidak termasuk pelanggaran Perbup,” jelasnya.
Taufik juga menyampaikan bahwa korban, Ilyas, telah dimakamkan di sekitar rumahnya di Kampung Pondok Kelor, RT 04/RW 01, Kelurahan Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur. Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Bupati dan Dinas Perhubungan, turut hadir menyampaikan belasungkawa dan memberikan santunan kerohanian kepada keluarga korban.
“Saya dan Pak Bupati sudah datang langsung ke rumah duka. Ini bentuk empati kami kepada keluarga korban,” tutup Taufik. (alfian/aditya)