SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie membuka kegiatan Gebyar Zakat yang berlangsung di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, pada Selasa (6/5).
Kegiatan ini diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangsel sebagai bentuk apresiasi kepada para pengumpul zakat dari berbagai unit kerja dan kelompok masyarakat.
“Kita menyelenggarakan Gebyar Zakat Tangsel, intinya adalah memberikan apresiasi kepada unit-unit kerja dan kelompok masyarakat yang telah mengumpulkan, yang mengkolektifkan zakat. Tadi sudah diberikan,” ujarnya.
Benyamin menyebutkan bahwa Gebyar Zakat akan menjadi agenda tahunan, dengan penyesuaian waktu pelaksanaan di tahun-tahun mendatang. Ia juga menegaskan pentingnya peran Baznas sebagai instrumen di luar pemerintah daerah dalam mendukung program kesejahteraan.
Benyamin menuturkan, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat sangat penting untuk dilakukan. Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga pada sinergi dengan berbagai pihak.
“Saya mendorong Baznas Tangsel ini menjadi organ, instrumen diluar pemerintah daerah dalam kaitan kesejahteraan masyarakat. Makanya penyaluran bantuan untuk bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, bedah rumah juga, ini sudah dilakukan oleh kita,” jelas Benyamin.
Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari
Menurutnya, Baznas memiliki potensi besar sebagai lembaga non-pemerintah yang berperan langsung dalam mendorong kesejahteraan warga. Ia menyebut, Baznas telah membantu masyarakat dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, bedah rumah, hingga bantuan sosial.
“Diluar pemerintah daerah saya terus mendorong lembaga lembaga baznas salah satunya dan mungkin lembaga lembaga lain dalam kerangka bersama-sama membangun kesejahteraan masyarakat membantu pendidikan, membantu bangun rumah, jadi instrumen APBD itu bukan hanya satu-satunya dalam membangun daerah, ini yang ingin kami bangun kedepan,” beber Benyamin.
Soal transparansi, Benyamin mengapresiasi langkah Baznas yang sudah melaporkan penyaluran bantuan melalui website dan pengumuman di kantor. Ia menyebut transparansi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap Baznas.
“Mereka sudah punya website, di kantor nya juga sudah tersedia berbagai macam pengumuman dan informasi. Pengakuan -pengakuan dari kelompok masyarakat pun terima manfaat sudah disebarkan. Transparansi ini salah satu cara kita untuk membangun kepercayaan publik dari baznas kepada masyarakat,” pungkasnya. (eko)
























