SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Perumda Pasar Kota Tangerang terus mempercepat proses perbaikan dan pemeliharaan Pasar Anyar yang saat ini tengah memasuki tahap akhir revitalisasi. Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati, menegaskan bahwa perbaikan sejumlah fasilitas vital di pasar tersebut kini tengah berlangsung secara intensif dan dipantau setiap hari.
Pasar Anyar yang terletak di Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Tangerang, kini telah berdiri megah dengan bangunan tiga lantai dan luas lahan mencapai 24.680 meter persegi. Proyek revitalisasi pasar ini menelan anggaran sebesar Rp140 miliar yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum. Terdapat 1.676 unit kios dan los yang nantinya akan menjadi pusat aktivitas perdagangan rakyat.
Namun demikian, setelah proses serah terima operasional atau Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO)dilakukan, sejumlah kendala teknis ditemukan di lapangan. Termasuk kebocoran atap, kerusakan rolling door, serta sistem drainase yang belum optimal. Menanggapi hal tersebut, Titien Mulyati menyatakan bahwa pihaknya langsung melakukan inspeksi dan perbaikan.
“Sedang dalam proses perbaikan dan memang kami langsung tanggap. Sudah hampir seminggu ini kami terus memantau secara langsung karena khawatir masih ada celah bocor. Kalau ada, langsung kami minta perbaiki,” kata Titien saat ditemui oleh SatelitNews.Com di lokasi, Senin (26/5/2025).
Titien mengatakan, kebocoran atap yang sempat menimbulkan rembesan ke lantai dua pasar kini telah mulai ditangani. Pihaknya juga terus mencari titik hulu penyebab kebocoran agar perbaikan bisa dilakukan secara menyeluruh.
“Saya ikut turun langsung mengecek, karena ini bukan hanya soal kebocoran. Kami juga sedang mengganti keramik dan rolling door yang macet. Semua ini bagian dari proses penyempurnaan sebelum nantinya pasar dioperasikan penuh,” jelasnya. Proses pengerjaan utama pasar ditargetkan rampung pada Maret 2025, yang kemudian akan dilanjutkan dengan masa pemeliharaan hingga September 2025.
Baca Juga: Izin Kios Pasar Anyar Tangerang Kini Fleksibel, Maksimal Satu Tahun
Menurut Titien, masa pemeliharaan ini krusial untuk memastikan bahwa seluruh fasilitas pasar berfungsi optimal dan memberikan kenyamanan maksimal bagi para pedagang dan pengunjung. “Yang paling penting sekarang adalah memperbaiki bagian dalam terlebih dahulu agar para pedagang merasa nyaman saat mulai berjualan. Untuk bagian atap yang pudar dan bocor, sudah ada progres. Pekerja juga sudah naik ke atap hari ini,” ujarnya.
Selain itu, jalur air di lantai dua juga sedang ditata ulang agar air hujan tidak menggenangi area dagang. Sistem kelistrikan, detektor pintu, dan rolling door juga tengah diuji coba. “Teman-teman teknisi sekarang lagi tes semua fasilitas. Kami pastikan semuanya berfungsi dengan baik. Kami juga sudah kirim surat resmi ke Pemerintah Kota Tangerang bahwa PD Pasar sedang dalam proses pengecekan menyeluruh,” ujar Titien.
Ia menegaskan, meskipun pengelolaan baru saja diserahterimakan, pihaknya tidak ingin menunggu keluhan dari pedagang untuk bertindak. Menurutnya, kenyamanan dan keamanan pedagang serta pengunjung adalah prioritas utama. “Walaupun belum seluruhnya diserahkan, saya tidak mau menunggu. Kami langsung bergerak, karena saya tidak ingin para pedagang nanti justru mengeluh. Ini tanggung jawab kami sebagai pengelola,” tegasnya.
Pasar Anyar yang telah berdiri sejak tahun 1967 ini kini bertransformasi menjadi pasar tradisional modern. Dengan tiga lantai yang dirancang fungsional, lantai pertama akan difokuskan untuk produk basah seperti sayuran, daging, ikan, dan sembako.
Lantai kedua akan diisi produk kering seperti pakaian, aksesori, hingga emas. Di lantai ini juga tersedia area komersial dan pelayanan publik. Sementara lantai ketiga akan difungsikan sebagai pusat aktivitas sosial, mulai dari sarana olahraga seperti lapangan badminton, masjid, hingga kantin untuk para pengunjung maupun pedagang.
Untuk memastikan keselamatan dan kelayakan bangunan, saat ini Perumda Pasar tengah mengurus Sertifikasi Laik Fungsi (SLF). Titien berharap, dengan selesainya proses sertifikasi dan perbaikan teknis, Pasar Anyar dapat kembali menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat yang lebih tertata dan modern.
Baca Juga: Mitigasi Risiko Hukum, BUMD Kota Tangerang Gandeng Kejari
Titien menegaskan, seluruh jajaran manajemen Perumda Pasar berkomitmen untuk terus memantau progres pengerjaan setiap hari. Ia tidak ingin pengerjaan perbaikan ini justru ditinggal oleh para kontraktor sebelum tuntas. “Kami pantau progresnya setiap hari, jangan sampai ada yang tertinggal atau dibiarkan. Semua ini untuk memastikan pedagang mendapatkan tempat berdagang yang nyaman dan aman,” kata Titien.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tangerang dan Kementerian PU, Pasar Anyar diharapkan bisa menjadi percontohan revitalisasi pasar tradisional yang tidak hanya memperhatikan fungsi perdagangan, tapi juga kenyamanan, estetika, dan fungsionalitas jangka panjang. (mg01)
























