SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Memasuki seratus hari kerja, Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Raden Dimyati Natakusumah, membuktikan komitmennya untuk memperioritaskan pembangunan di Kabupaten Pandeglang.
Buktinya, orang nomor satu di Pemprov Banten ini sering meninjau lokasi-lokasi di Pandeglang yang butuh penanganan cepat, mulai dari jalan desa, sampah dikawasan Teluk Kecamatan Labuan, dibidang perikanan dan kelautan, serta aspek lainnya, termasuk pendidikan dan kesehatan.
Untuk kesehatan misalnya, dimasa kepemimpinan pasangan ini, Rumah Sakit Umum Labuan atau Rumah Sakit Haji Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan, kemudian meninjau lokasi sampah teluk, dan merumuskan cara mengatasi persoalan tersebut, membuat regulasi membangun jalan lingkungan, dan lainnya.
Bukam untuk memberikan pujian, melainkan lebih kepada bukti nyata keseriusan Pemprov Banten dalam upaya mengatasi disparitas antara Banten Selatan dan Banten Utara. Meemang membutuhkan penanganan khusus dan regulasi keberpihakan dalam mengambil kebijakan agar persoalan disparitas dapat terselesaikan.
Wakil Ketua I DPRD Pandeglang Fikri Pebriansyah mengatakan, memasuki seratus hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Kabupaten Pandeglang menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian penuh.
Bukan tanpa alasan, dibeberapa kesempatan orang nomor satu di Banten ini selalu respons dan responsif dalam mengatasi persoalan masyarakat Pandeglang. Bahkan, kata dia, beberapa kebijakan Pemprov Banten ditujukan untuk membangun Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Istighosah Qubro hingga Murak Liwet Siap Memeriahkan Hari Santri Nasional di Pandeglang
“Usai dilantik, Bang Andra membuktikan keberpihakannya kepada masyarakat di Kabupaten Pandeglang. Hal tersebut, dibuktikan dengan seringnya Gubernur Banten turun langsung ke lapangan menginventaris serta memberikan solusi terhadap permasalahan, khususnya diberbagai bidang diantaranya Infrastruktur, Pendidikan dan Pertanian,” katanya, Minggu (1/6/2025).
Menurut Fikri, Gubernur Andra Soni selama seratus hari kerja telah melakukan berbagai gebrakan serta kerja nyata melalui program-program yang diluncurkan. Seperti program bangun jalan desa sejahtera (Bang Andra), serta program Jalan Usaha Tani.
“Didalam masa efisiensi anggaran, Andra Soni telah menunjukan keberpihakannya kepada masyarakat di Pandeglang, melalui program-programnya diantaranya pembangunan jalan dan jembatan serta program JUT,” ujarnya.
“Dibeberapa lokasi di Pandeglang salah satunya dengan mengawal program pembangunan jembatan di Kampung Cimoyan Desa Ciherang Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang dan beberapa ruas jalan di Pandeglang,” sambungnya.
Kemudian, lanjutnya, dibidang pendidikan, Gubernur Banten kembali menunjukan keberpihakannya dengan membuat program sekolah gratis untuk SMK/SMA dan sederajatnya. “Dengan program Sekolah gratis, masyarakat di Banten Selatan dapat merasakan langsung manfaatnya,” katanya.
Kebijakan lain yang berpihak kepada masyarakat yaitu dengan melaunching bantuan keuangan untuk 1.238 desa, dengan masing-masing Rp100 juta.
Baca Juga: Pembangunan Jalan Reforma Cimanis Sobang Pandeglang Dukung Mobilitas Masyarakat
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk desa. Apalagi di dalamnya Pak Gubernur meminta agar ada satu sarjana yang dihasilkan dalam program tersebut,” tukasnya.
Dalam acara gemar makan ikan beberapa waktu lalu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa dirinya akan mengejar seratus hari kerja dan membuktikan komitmennya untuk membangun Pandeglang. Oleh karena itu, dia meminta dukungan dari berbagai pihak agar program kerja yang sudah dibuat dapat dilaksanakan.
“Saya sedang mengejar seratus hari kerja agar semuanya bisa sesuai dengan apa yang diharapkan. Bukan hanya seratus hari kerja, tetapi juga selama menjadi Gubernur Banten. Pandeglang tentunya menjadi perhatian utama kami,” imbuhnya. (adib)

















