SATELITNEWS.COM, LEBAK—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak membeli dua unit armada pemadam kebakaran (damkar) baru senilai Rp 2,9 miliar lebih. Anggaran yang dialokasikan dari APBD Lebak tahun 2025 itu untuk mengoptimalkan layanan terhadap bencana kebakaran di Bumi Multatuli.
Kabupaten Lebak diketahui memiliki wilayah terluas di antara kabupaten/kota di Provinsi Banten. Jangkauan satu ke kecamatan lainnya memiliki jarak tempuh cukup jauh khususnya di Lebak Selatan. Oleh karena itu, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Lebak Dartim menyebut penambahan armada ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi sistem penanganan bencana.
“Penambahan atau keberadaan dua unit mobil damkar (baru) di Kabupaten Lebak ini mudah-mudahan bisa menambah respons time dalam rangka penanggulangan bencana kebakaran dalam waktu 15 menit,” kata Dartim, Selasa (10/6/2025).” Anggaran kita di pagu Rp 3 miliar lebih terkontrak 2,9 miliar lebih,” tambahnya.
Dikatakannnya hingga saat ini sudah ada sekitar sembilan armada mobil pemadam kebakaran yang disiagakan pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kecamatan Cipanas, Malingping Cileles, Bayah dan di Mako Damkar Lebak. “Di Malingping 2 unit, di Bayah 1 unit, di Cileles 1 unit, Cipanas 1 unit dan di Rangkasbitung 4 unit sama yang baru ini,” ujarnya.
Dartim menambahkan, idelanya Lebak memiliki armada damkar sebanyak 1 armada mencakup 1 kecamatan. “Kalau berbicara ideal satu kecamatan satu armada. Semoga nanti bisa menambah armada lagi untuk lebih mengoptimalkan layanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Selain itu, Dartim untuk petugas pemadam kebakaran (damkar) saat ini masih kekurangan personel. Namun begitu pihaknya sudah mengajukan penambahan anggota pemadam kebakaran kepada Pemkab Lebak.
Baca Juga: TPSA Dengung Lebak Kebakaran, Diduga dari Ulah Pembakaran Lahan
“Harapan kami tentunya dalam rangka lebih mendekatkan lagi pelayanan kami kepada masyarakat khususnya masalah kebakaran kalau sumber daya manusianya memenuhi kita akan membuka pos damkar lagi,” ucapnya.
“Kita sudah mengajukan ke pemerintah daerah dan mudah-mudahan dipenuhi dengan tambahan personel ini, karena satu unit ini dioperasikan oleh 7 orang,” sambung Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Lebak, Iwan. (mulyana)
























