SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Seorang anak bernama Lena yang sempat hilang tenggelam di Muara Kali Adem, Sungai Cirarab, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri berhasil ditemukan, Selasa (10/6) malam. Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Alhamdulillah, akhirnya berhasil ketemu. Namun, kondisi korban sudah meninggal dunia, ” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara kepada Satelit News, Rabu (11/6).
Lanjut Agun, Lena ditemukan jauh dari lokasi awal dia hilang. Diduga, korban hanyut terbawa air karena, kondisi air dinilai cukup deras. Agun juga mengatakan, bahwa korban ditemukan sekitar pukul 23:00 wib lalu. Karena, meskipun pencarian sempat dihentikan pada pukul 19:00 wib, namun karena permintaan pihak keluarga, akhirnya pencarian kembali dilakukan.
“Korban ditemukan pada pukul 23:00 wib, memang sebelumnya sempat dihentikan. Namun, pencarian kembali dilakukan dan Alhamdulillah membuahkan hasil, ” katanya.
Menurut Agun, saat ini korban bernama Lena sudah dibawa oleh pihak keluarga dan sudah dikebumikan oleh pihak keluarga di TPU yang berada di Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri. Agun menegaskan, akibat bermain kano selancar dua orang anak bernama Korinah dan Lena ditemukan meninggal dunia, karena tenggelam di Muara Kali Adem, Sungai Cirarab.
“Kedua korban, baik Korinah ataupun Lena saat ini sudah dikebumikan oleh pihak keluarganya,” ujar Agun.
Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Agun mengimbau kepada masyarakat, khusunya para orang tua untuk selalu mengawasi kegiatan anak-anaknya. Apalagi, ketika sang anak melakukan aktivitas di Sungai ataupun Muara. Selain, khawatir tenggelam, juga khawatir diserang hewan buas seperti buaya dan ular.
“Untuk masyarakat, selalu berhati-hati. Dan awasi anak-anak jangan sampai dibiarkan sendiri dilokasi terbuka,” katanya.
Sebelumnya, diberitakan Satelit News pada Selasa (10/6) lalu, empat orang anak bernama Korinah, Lena, E, dan R sedang bermain air di Muara Kali Adem, Sungai Cirarab, menggunakan kano selancar yang tidak terpakai.
“Awalnya, keempat anak ini. Korinah, Lena, E, dan R ini bermain air atau berenang bersama, ” kata Agun Guntara kepada Satelit News, Selasa (10/6).
Lanjut Agun, lalu ketika sedang asik bermain air, E dan R ini pergi untuk membuang air kecil. Namun, saat R dan E ini kembali dari buang air kecilnya, Korinah dan Lena sudah tidak ada di lokasi, dan hanya ditemukan kano selancar saja.
Melihat temannya, menghilang E dan R mencoba memanggil-manggil Korinah dan Lena, namun tidak meresponnya. Sehingga, kedua anak itu langsung melaporkan kepada warga sekitar, dan warga sekitar langsung melapor hilangnya Korinah dan Lena kepada BPBD Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga
Mendapatkan laporan hilangnya dua orang anak di Muara. Kata Agun, pihaknya langsung terjun kelokasi dan melakukan pencarian di lokasi kejadian, sehingga akhirnya korban bernama Korinah berhasil ditemukan. Namun, naas kondisinya sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menghimbau kepada masyarakat, khusunya para orang tua agar tidak membiarkan anak-anaknya bermain atau mandi di sungai.
“Kepada para orang tua, harus selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai berenang di kali, karana selain takut tenggelam, juga khawatir ada hewan buas yang dapat membahayakan keselamatan si anak, ” imbaunya. (alfian)
























