SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Sebanyak 684 peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLV Tahun 2025, diterjunkan ke delapan desa di dua kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
Tugas utama para taruna itu yakni, membangun desa atau desalinisasi. Dalam prakter di lapangan, para prajurit ini akan mengoptimalkan beberapa potensi yang ada di desa demi kepentingan masyarakat banyak.
Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Letnan Jenderal (Letjen) R Shidarta Wisnu Graha mengatakan, ada beberapa potensi yang bisa dioptimalkan melalui kegiatan tersebut, salah satunya mengolah air baku menjadi air minum.
“Melihat hasil kerja nyata dari Taruna dan Taruni seluruhnya, saya cukup puas apalagi di sini, membuat desalinisasi ataupun instalasi pengolahan air dari air baku menjadi air layak di minum, sehingga kampung inipun insyaallah bisa menggunakan air ini dengan baik nantinya,” katanya, Senin (16/6/2025)
“Dan saya berharap, mesin ini dari negara, jadi tolong di rawat dengan baik dan tolong dipergunakan sebesar-besarnya untuk rakyat,” sambungnya.
Dia mengingatkan, hasil dari program tersebut, sepenuhnya dipergunakan untuk kepentingan masyarakat banyak bukan untuk segelintir orang atau kelompok. Oleh karena itu, dia meminta agar prodak tersebut dijaga dan dipelihara dengan baik.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Masih Melanda, Warga Desa Idaman Pandeglang Butuh Penanganan Serius
“Jangan digunakan untuk sesuatu yang sifatnya untuk pribadi, atau menjadi milik pribadi, jangan. Tapi gunakanlah ini untuk kemajuan bangsa, untuk kemajuan kampung ini. Apabila kampung ini maju maka insya Allah Kabupaten Pandeglang juga akan maju,” ujarnya.
“Kita bersama-sama rakyat di sini ayok bangun Kampungmu, ayok bangun lah jiwanya dan bangunlah badannya untuk Indonesia raya,” tutupnya.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, mengucapkan terima kasih atas program tersebut, karena bisa menjadi salah satu upaya memajukan Desa Awilega, Kecamatan Koroncong. Salah satu hasilnya, yakni pengolahan air minum yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih, mendapatkan bantuan desalinisasi, untuk penjernihan air yang nantinya air itu bisa langsung di minum, tanpa harus di masak lagi,” ungkapnya.
“Di sini airnya bagus, hasil pengeboran cuman memang kalau hasilnya harus di masak dulu, dengan adanya alat ini air enggak mesti di masak langsung dari keran bisa langsung di minum, untuk masyarakat Desa Awilega,” sambungnya.
Dewi berjanji, Pemkab Pandeglang melalui Pemerintahan Kecamatan dan Pemerintahan Desa, akan menjaga dan merawat hasil kerja keras apara taruna militer tersebut. Dengan begitu, diharapkan manfaatnya bisa dimanfaatkan secara terus menerus dan waktu yang panjang.
Baca Juga: Desa Bandung Pandeglang Siap Expor Ikan Mas Sinyonya dan Udang Sawah ke Papua Nugini
“Kami akan merawatnya, karena ini amanah yang mesti kami rawat yang mesti kita jaga dan untuk kesejahteraan masyarakat Desa Awilega, khusus masyarakat membutuhkan air bersih isi ulang,” tukasnya.
Diketahui, selama kegiatan berlangsung, para taruna akan diterjunkan ke delapan desa yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Koroncong yakni Desa Koroncong, Gerendong, Sukajaya, dan Awi Lega. Sedangkan Kecamatan Cadasari yaitu Desa Cadasari, Cikeuntrung, Ciinjuk, dan Kaung Caang
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi, kegiatan sosial, hingga edukasi kebangsaan di sekolah-sekolah dan masyarakat umum. (adib)

















