SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, terus menggenjot implementasi inovasi Adikemas untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan, bagi peserta didik.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 110 sekolah dasar (SD) dan 75 Sekolah Menengah Pertama (SMP), telah bergabung dalam program tersebut.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, mengatakan jumlah sekolah yang bergabung terus bertambah.
Meski demikian, pihaknya masih perlu melakukan sosialisasi dan mendorong lebih banyak sekolah agar ikut memanfaatkan inovasi tersebut.
“Alhamdulillah, terus berprogres. Pada hari ini sudah bertambah menjadi 110 untuk SD, sedangkan SMP masih 75. Belum semuanya bergabung, sehingga progres ini masih perlu kita genjot lagi,” kata Warnerry, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, Adikemas merupakan jalur khusus pelayanan administrasi kependudukan bagi anak-anak sekolah.
Baca Juga: Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Aku Desa Digital
Inovasi ini, bertujuan memastikan kesesuaian data kependudukan peserta didik dengan data pendidikan, terutama yang berkaitan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan dokumen ijazah.
Melalui program tersebut, sekolah dapat membantu mengidentifikasi dan memperbaiki ketidaksesuaian data siswa sejak dini.
Dengan begitu, persoalan perbedaan nama, tanggal lahir, maupun data lainnya antara akta kelahiran dan dokumen pendidikan dapat diminimalkan sebelum ijazah diterbitkan.
“Jadi, data administrasi kependudukan dengan ijazahnya sudah sama, tidak ada masalah atau salah data. Sudah linear antara ijazah dengan akta kelahiran,” ujarnya..
Warnerry menambahkan, respons sekolah terhadap inovasi Adikemas sejauh ini cukup baik. Sejumlah sekolah sedang menjalani proses pembuatan akun dan melengkapi persyaratan administrasi untuk bergabung dalam program tersebut.
Ia berharap, pada pertengahan 2027, seluruh sekolah di Kabupaten Serang, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), SD hingga SMP, dapat bergabung dalam Adikemas.
Baca Juga: Sempat Terkendala Tinta, Pencetakan E-KTP di Kabupaten Serang Kembali Normal
Ke depan, Disdukcapil juga berencana memperluas program tersebut ke jenjang sekolah menengah atas (SMA).
“Harapannya, pertengahan tahun 2027 semua SD dan SMP sudah masuk. TK dan PAUD juga masuk, bahkan nanti kita akan menyasar SMA,” ujarnya.
Ia menegaskan, jenjang SD dan SMP menjadi salah satu prioritas karena kesesuaian data kependudukan sangat penting untuk mendukung kelancaran administrasi pendidikan, termasuk saat peserta didik menyelesaikan pendidikan dan menerima ijazah.
Warnerry mengungkapkan, melalui Adikemas, sekolah yang menemukan ketidaksesuaian data siswa dapat segera mengoordinasikan perbaikan dengan Disdukcapil. Langkah ini dilakukan, agar persoalan administrasi tidak berlarut-larut dan tidak menghambat proses pendidikan siswa.
Selain memastikan kesesuaian data, program ini juga memberikan kemudahan bagi orang tua. Jika sebelumnya orang tua kerap mendatangi kantor Disdukcapil untuk memperbarui akta kelahiran atau Kartu Keluarga (KK), kini pengurusan dapat dilakukan melalui sekolah masing-masing yang telah bergabung dalam program Adikemas.
“Setiap penerimaan murid baru, biasanya banyak orang tua datang ke Disdukcapil untuk memperbarui akta kelahiran dan KK. Dengan Adikemas, mereka tidak perlu lagi bersusah payah datang ke dinas karena pengurusannya bisa melalui sekolah masing-masing,” pungkasnya. (sidik)

















