SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang bersama Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota memberlakukan penyesuaian arus kendaraan di Jalan KH Hasyim Ashari, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Penyesuaian ini mencakup dua langkah utama: penutupan akses putar balik (u-turn) di depan SPBU Hasyim Ash’ari yang selama ini menjadi titik kemacetan, serta pembukaan kembali u-turn alternatif di bawah Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Tol Buaran).
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangerang Rade Febi Darmawan dalam keterangannya, menyebut bahwa langkah ini diambil setelah melalui kajian lalu lintas dan pengamatan langsung di lapangan.
“Penutupan u-turn depan SPBU dilakukan karena sering kali terjadi perlambatan arus akibat kendaraan yang mendadak berputar balik. Selain itu, area tersebut rawan kecelakaan karena jarak pandang yang terbatas dan volume kendaraan yang tinggi,” ujar Raden.
Untuk mengantisipasi kebutuhan mobilitas warga, Dishub membuka kembali u-turn di bawah Tol Buaran. Titik ini dinilai lebih representatif karena memiliki ruang manuver yang lebih luas dan aman, terutama bagi kendaraan roda empat.
Penyesuaian ini menuai beragam tanggapan dari para pengguna jalan. Roni (34), seorang pengendara sepeda motor yang saban hari melintasi ruas tersebut, mengaku merasakan dampak positif sejak rekayasa diberlakukan.“Biasanya sore macet parah di depan pom bensin, soalnya banyak yang putar balik sembarangan. Sekarang lebih lancar, walau mutarnya jadi sedikit lebih jauh,” kata Roni saat ditemui wartawan SatelitNews.Com, Rabu pagi, (18/6/2025).
Baca Juga: Tiang PJU di Flyover Cibodas Kota Tangerang Roboh

Senada, Yulia (42), pengemudi mobil pribadi, menyambut positif kebijakan tersebut. Ia mengaku awalnya sempat kebingungan dengan jalur baru, namun merasa lebih nyaman saat melintasi u-turn di bawah tol. “Awalnya saya pikir malah makin ribet, tapi ternyata jalurnya lebih lebar dan putarnya jadi lebih aman. Nggak mendadak dan nggak sempit,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran implementasi rekayasa ini, Dishub bersama aparat kepolisian menempatkan petugas di sejumlah titik strategis guna memberikan arahan dan pengaturan lalu lintas, terutama selama masa transisi.
Sosialisasi juga dilakukan melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial dan papan pemberitahuan di lokasi terdampak. Diharapkan para pengendara dapat segera beradaptasi dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama.
Dengan diberlakukannya rekayasa ini, Pemerintah Kota Tangerang menargetkan terciptanya lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan efisien di sepanjang Jalan Hasyim Ashari, sekaligus menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas di titik-titik rawan. (mg01)
























