SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Lokasi wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Banten, di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, ditahun 2025 ini mulai berbenah dan menata setiap destinasi yang ada dilahan seluas 2.500 hektare tersebut.
Kegiatan itu dilakukan, seiring dengan pembenahan Tahura Banten masuk dalam skala prioritas Gubernur Banten Andra Soni. Tujuannya, selain untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga sebagai sarana mengenalkan wisata Banten ke masyarakat luas.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Tahura Banten, Haris Mulyana mengatakan, tahun 2025 ini pihaknya mulai melakukan penaataan dibeberapa spot dikawasan Tahura Banten. Tindakan itu dilakukan, karena melalui program Banten Indah, Gubernur Banten memprioritaskan pembangunan dan penataan Tahura Banten.
“Iya masuk dalam skala prioritas, nomor enam kalau tidak salah, yaitu Banten Indah. Nah, karena itu kita akan membangun beberapa destinasi di dalam kawasan Tahura dan melengkapi sarana serta prasarana penunjang bagi wisatawan yang datang ke Tahura Banten,” kata Haris, Senin (23/6/2205).
Dia menerangkan, pembangunan lokasi wisata itu meliputi beberapa aspek, seperti pembangunan Camping Ground dan Spot Selfie bagi pengunjung yang biasa datang ke kawasan Tahura Banten. Melalui pembangunan awal ini, diharapkan masyarakat yang datang ke Tahura bisa terus bertambah.
“Jadi kan pas ini, disebelah jalannya ada wisata pantai, sementara disebelah lainnya ada wisata Tahura. Makanya, mudah-mudahan tahun ini bisa lancar dan kita akan terus berbenah membangun kawasan wisata,” tambahnya.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Selain itu, kata dia, pihaknya juga sudah merancang dan melakukan penghitungan terkait pembangunan fasilitas penunjang lain, seperti villa dan penginapan. Dengan begitu, para wisatawan yang datang bisa lebih nyaman dan tidak perlu repot mencari tempat untuk menginap.
“Untuk penginapan, itu memang kondisi saat ini rusak, ya karena terlambat pengalihan kepada kami, baru dua tahun lalu dari Perhutani. Sehingga, kami belum bisa menangani, baru akan teraanggarkan di tahun ini Perubahan Anggaran,” ujarnya.
“Kawasan lain yang memang sebelumnya sudah terekspose seperti, Curug Putri nah itu kekurangannya banyak, jalannya masih belum baik dan itu akan kita lakukan perbaikannya di tahun 2026,” sambungnya.
Dia meyakini, selama lima tahun kedepan atau selama kepemimpinan Gubernur Andra Soni, penataan dan pembangunan dikawasan Tahura Banten dapat terselesaikan dengan baik.
Oleh karena itu, dia meminta dukungan dan kerja sama dari semua pihak terkait, agar program penataan lokasi wisata di Tahura Banten dapat terselesaikan dengan baik.
“Kita yakin dan optimis, selama Pak Gubernur menjabat bisa kita selesaikan. Kita juga ajukan dukungan dana yang sesuai, agar program itu berjalan dengan baik dan lancar, supaya lima tahun kedepan, lokasi wisata ini bisa semakin ramai,” tuturnya.
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
Sementara, Anggota DPRD Pandeglang Daerah Pemilihan (Dapil) Carita, E. Supriadi, mendukung program pembangunan tersebut, karena bisa mendatangkan manfaat yang baik bagi masyarakat lokal.
Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada para pengelola Tahura Banten, agar bisa membawa masyarakat lokal.
“Kegiatan itu tentunya bagus, dan harus dirasakan oleh masyarakat lokal. Ramainya wisatawan yang datang, tentu bisa menjadikan Tahura sebagai pusat keramaian dan pusat perekonomian baru di Kecamatan Carita,” pungkasnya.
“Kegiatan pembangunan wisata yang akan dilakukan, harus sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik, sehingga wisatawan bisa terus bertambah. Tetapi yang paling utama, libatkan masyarakat lokal agar perekonomian mereka terus tumbuh,” tutupnya. (adib)
























