Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Bola & Sport

11 WNI Tiba di Jakarta Usai Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warga

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 25 Jun 2025 09:17 WIB
Rubrik Bola & Sport
IMG_8999
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Sebanyak 11 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (24/6) sore, menggunakan maskapai Turkish Airlines.

Kedatangan mereka merupakan bagian dari misi evakuasi terhadap total 97 WNI yang terdampak konflik bersenjata di Iran.

Rombongan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI, Andi Rachmianto, serta Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha yang hadir mewakili Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi.

“Alhamdulillah, baru saja sekitar satu jam yang lalu kita menyambut saudara-saudara kita WNI yang telah berhasil dievakuasi dari Teheran dan beberapa kota di sekitarnya,” ujar Judha Nugraha dalam keterangannya di bandara.

Ia menjelaskan bahwa dari total 97 orang yang berhasil dievakuasi, sebanyak 11 WNI telah tiba lebih dahulu di Indonesia, sementara sisanya masih dalam proses pemulangan bertahap.

Judha mengungkapkan bahwa proses evakuasi ini merupakan arahan langsung Presiden RI dan telah disiapkan sejak awal konflik pecah antara Iran dan sejumlah negara Barat. Para WNI sebelumnya dievakuasi ke perbatasan Azerbaijan, lalu dipindahkan ke Baku sebelum diterbangkan ke Istanbul dan akhirnya menuju Jakarta.

BeritaTerbaru

155 Juta Orang Naik Kereta Subsidi, Didominasi Layanan Komuter

155 Juta Orang Naik Kereta Subsidi, Didominasi Layanan Komuter

Minggu, 17 Mei 2026 17:24 WIB
Puasa Gelar Cristiano Ronaldo Berlanjut

Puasa Gelar Cristiano Ronaldo Berlanjut

Minggu, 17 Mei 2026 16:55 WIB
Xabi Alonso Manajer Baru Chelsea

Xabi Alonso Manajer Baru Chelsea

Minggu, 17 Mei 2026 16:53 WIB
Inter Sandingkan Dua Gelar Juara di Italia

Inter Sandingkan Dua Gelar Juara di Italia

Kamis, 14 Mei 2026 08:09 WIB

“Sebanyak 96 WNI dan satu warga negara asing yang merupakan pasangan dari WNI telah kita evakuasi. Dari jumlah itu, 11 sudah tiba hari ini, mereka berasal dari Jawa Timur dan Kalimantan Timur, dalam keadaan sehat meskipun melalui perjalanan panjang dan melelahkan,” ungkapnya.

Judha menjelaskan, 18 WNI lainnya sempat mengalami hambatan penerbangan akibat penutupan sementara wilayah udara Qatar, yang menyebabkan dua pesawat dialihkan ke Jeddah. Namun, mereka kini telah diberangkatkan dari Jeddah menuju Doha dan dijadwalkan segera terbang ke Jakarta.

“Sisanya, sekitar 68 WNI saat ini berada di Baku dan tengah menunggu jadwal penerbangan ke Indonesia. KBRI di Teheran dan Baku masih terus bekerja untuk mempercepat proses kepulangan mereka,” tambah Judha.

Pemerintah, lanjutnya, juga terus memantau kondisi geopolitik di kawasan Teluk menyusul eskalasi militer antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Kemenlu, menurut Judha, telah membentuk tim lintas kementerian yang siaga 24 jam untuk memastikan perlindungan WNI di luar negeri.

Salah satu WNI yang tiba hari ini adalah Ali Murtado (20), mahasiswa asal Gresik, Jawa Timur, yang telah menempuh studi di Iran selama hampir dua tahun. Ia mengungkapkan bahwa suasana mencekam terasa sejak serangan-serangan militer mulai terjadi di sekitar Teheran.

“Saya terakhir menginap di KBRI Teheran. Suasana mencekam karena terdengar suara ledakan-ledakan. Tapi untungnya tidak sampai menghantam langsung. Serangan berhasil ditangkis oleh sistem pertahanan udara Iran,” ungkap Ali saat ditemui di bandara.

Menurut Ali, informasi soal evakuasi ia peroleh dari grup komunikasi WNI di Iran. Ia berangkat dari kota Qom ke Teheran, menginap satu malam di KBRI, kemudian menempuh perjalanan darat selama lebih dari 16 jam menuju Azerbaijan.

“Kita sempat menunggu cukup lama di perbatasan, karena banyak warga asing dari berbagai negara juga menyeberang. Tapi alhamdulillah, tidak ada gangguan dari pihak militer. Semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Ali mengaku kesulitan berkomunikasi dengan keluarga karena akses internet sempat terputus di Iran. Ia baru bisa mengabari keluarga saat tiba di Baku.

“Begitu tahu saya selamat, keluarga sangat lega. Kami semua bersyukur atas upaya evakuasi ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa masih ada lebih dari 100 WNI di Qom yang menanti gelombang evakuasi berikutnya.

“Semoga semua berjalan lancar, dan mereka juga segera bisa pulang,” pungkasnya.

Evakuasi ini menjadi salah satu bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah krisis global. Judha Nugraha menegaskan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan proses evakuasi dan memberikan pendampingan kepada para WNI yang masih berada di kawasan konflik.

“Kita ingin menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak tinggal diam. Kita terus melakukan koordinasi intensif dengan perwakilan kita di luar negeri dan kementerian/lembaga terkait untuk memastikan keselamatan WNI,” tuturnya.

Situasi di kawasan Teluk saat ini masih sangat dinamis, menyusul serangan terhadap fasilitas nuklir Iran dan respons balik terhadap pangkalan militer Amerika di wilayah Teluk.

Pemerintah mengimbau WNI yang masih berada di negara-negara terdampak untuk tetap tenang, mengikuti arahan KBRI, dan segera mendaftarkan diri jika membutuhkan evakuasi. (mg01)

Tags: Indonesiairanwni
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Taklukkan Lens, PSG Kunci Gelar Juara Ligue 1
Bola & Sport

Taklukkan Lens, PSG Kunci Gelar Juara Ligue 1

Kamis, 14 Mei 2026 08:02 WIB
Kandaskan Crystal Palace, Manchester City Jaga Peluang
Bola & Sport

Kandaskan Crystal Palace, Manchester City Jaga Peluang

Kamis, 14 Mei 2026 07:55 WIB
Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten
Banten Region

Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten

Rabu, 13 Mei 2026 20:16 WIB
Megawati Balik ke Korea, Gabung Hillstate
Bola & Sport

Megawati Balik ke Korea, Gabung Hillstate

Selasa, 12 Mei 2026 20:23 WIB
Lazio vs Inter Milan, Buru Gelar Ganda
Bola & Sport

Lazio vs Inter Milan, Buru Gelar Ganda

Selasa, 12 Mei 2026 20:21 WIB
Manchester City vs Crystal Palace, Demi Terus Jaga Peluang
Bola & Sport

Manchester City vs Crystal Palace, Demi Terus Jaga Peluang

Selasa, 12 Mei 2026 20:16 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Korban perilaku kekerasan sang kekasih, berinisial B. (ISTIMEWA)

Seorang Gadis Di Pandeglang Diduga Menjadi Korban Kekerasan Kekasihnya Sendiri

Selasa, 12 Mei 2026 18:32 WIB
Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 19:34 WIB
IMG_20260519_160354

Prajurit Yonif TP 840/GS Dilatih Perakitan Jembatan Bailey

Selasa, 19 Mei 2026 16:07 WIB
Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 09:08 WIB
Tim aparat setempat, mengevakuasi korban diduga gantung diri, di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, (18/5/2026). (ISTIMEWA)

Warga Kibin Kabupaten Serang Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.