SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Deden Deni memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 sejauh ini berjalan tanpa mengalami kendala berarti.
“Sejauh ini tidak ada kendala kalaupun ada aduan, hanya sebatas ketidakpahaman orang tua yang ngadu ke posko itu masalah domisi kayak gitu, tidak ada permasalahan yang prinsip tidak ada masalah, cuma ketidakpahaman orang tua,” ujar Deden kepada wartawan, Minggu (29/6/2025).
Menurut Deden, aduan yang masuk ke posko SPMB sebagian besar memang berkaitan dengan kurangnya pemahaman dari orang tua calon siswa terhadap mekanisme dan jalur pendaftaran.
Deden juga memastikan bahwa sistem teknologi informasi yang digunakan dalam proses seleksi, termasuk server, berjalan dengan lancar dan aman. Ia menyebutkan bahwa kesiapan teknis telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, sehingga potensi gangguan dapat diminimalkan.
“Tidak ada keluhan aman, aman cuma kan dari tahun kemarin tidak ada kendala kalau di server Alhamdulillah karena sudah jauh jauh hari sudah dipersiapkan Jadi dari tahun 2023 sampai 2023 kemarin tidak ada Dari tahun 2020 tidak ada keluhan server, tidak ada,” katanya.
Terkait personel operator di posko pengaduan SPMB, Deden menyebutkan bahwa belum ada penambahan atau perubahan signifikan dari jumlah yang ada sebelumnya. Namun ia juga mengatakan belum melakukan pengecekan ulang untuk memastikan hal tersebut.
Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari
Sebagai informasi, Dindikbud Tangsel hanya membuka satu posko aduan yang berlokasi di SMP Negeri 11 Tangsel. Untuk jam operasional dimulai pada pukul 07.00-16.00 WIB.
Diberitakan sebelumnya, layanan posko pengaduan tingkat SMP disambut antusias oleh para orang tua siswa. Sejumlah wali murid mendatangi langsung ke posko pengaduan untuk mengadukan kendala teknis serta kebingungan dalam proses pendaftaran daring, pada Selasa (24/6). (eko)
























