SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Semangat nasionalisme terpancar dari wajah-wajah 81 pelajar SMA dan SMK se-Kecamatan Sepatan, saat mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kecamatan di Lapangan Kantor Kecamatan Sepatan, Minggu (29/6/2025). Dari proses yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.30 WIB, terpilih 27 siswa sebagai calon anggota Paskibraka.
Seleksi ini diselenggarakan oleh panitia resmi Kecamatan Sepatan dan mendapat dukungan penuh dari unsur TNI-Polri. Dari Koramil 10/Sepatan hadir Pelda Adin, Babinsa Kelurahan Sepatan, yang memimpin langsung proses pembinaan fisik dan karakter peserta. Sementara itu, Brigadir Dedi dari Polsek Sepatan turut hadir sebagai bagian dari unsur pengamanan dan pengawasan kegiatan.
Pelda Adin menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam seleksi bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai pembina kedisiplinan dan karakter generasi muda.
“Kami tidak sekadar memantau, tapi juga mengarahkan para peserta agar memahami arti kedisiplinan, loyalitas, dan tanggung jawab dalam mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Ini bukan sekadar baris-berbaris, tapi latihan mental dan semangat kebangsaan,” ungkapnya.
Proses seleksi mencakup uji postur, ketahanan fisik, keterampilan baris-berbaris, serta wawancara mengenai pengetahuan dasar tentang Pancasila dan sejarah kemerdekaan. Para guru pendamping dari masing-masing sekolah turut mengapresiasi sinergi TNI-Polri yang menciptakan suasana seleksi yang tertib, terarah, dan penuh makna.
Danramil 10/Sepatan, Mayor Inf Ridwan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para pelajar serta peran aktif para pendamping. Ia menegaskan bahwa pelatihan Paskibraka merupakan salah satu sarana strategis dalam menanamkan semangat bela negara sejak dini.
Baca Juga: BPKP dan Biro OrtalaMR ATR/BPN Evaluasi Maturitas SPIP Kantah Kabupaten Tangerang
“Paskibraka bukan hanya soal prosesi pengibaran bendera, tapi juga pendidikan karakter. TNI hadir di tengah masyarakat untuk membina generasi muda agar memiliki semangat nasionalisme yang kokoh, disiplin tinggi, dan integritas moral,” tegas Mayor Ridwan.
Ia juga berharap para siswa yang terpilih mampu menjadi teladan di sekolah masing-masing dan menjadi penggerak nilai-nilai kebangsaan di kalangan remaja.
Kegiatan seleksi berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Meski tidak semua peserta terpilih, mereka tetap pulang dengan pengalaman berharga serta motivasi baru untuk terus mengasah kemampuan dan membentuk karakter yang lebih baik di masa depan. (aditya)





















