Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dua Jenazah Pekerja Migran Dipulangkan dari Korea Selatan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 3 Jul 2025 08:04 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang, Nasional
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS, TANGERANG–Suasana haru menyelimuti Gedung Duty Free Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (2/7/2025) sore. Dua peti jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari Korea Selatan tiba di tanah air pukul 18.12 WIB. Kedatangan keduanya disambut dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding.
 
Dua jenazah tersebut adalah Wawan Susanto, asal Sragen, Jawa Tengah, dan Bustanul Arifin, warga Kediri, Jawa Timur. Meski sama-sama bekerja di Korea Selatan dengan visa kerja E-9 (skema G to G), keduanya meninggal dalam situasi dan latar belakang yang berbeda.
 
Wawan Susanto menghembuskan napas terakhir pada 25 Juni 2025 di Rumah Sakit Kyeongbuk University, Daegu, Korea Selatan, akibat kecelakaan kerja di proyek konstruksi milik Daeshin Construction. Menurut laporan Kepolisian Daegu, Wawan terjatuh dari lantai dua saat sedang memasang struktur besi di lokasi proyek pada 23 Juni 2025. Saat kejadian, Wawan diketahui tidak mengenakan alat pelindung diri meskipun sedang bekerja di ketinggian enam meter. Ia mengalami luka berat pada bagian kepala dan akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian.
 
Wawan tercatat sebagai PMI prosedural saat pertama kali berangkat ke Korea pada 2018 dengan visa E-9. Namun setelah kontraknya berakhir pada 2022, ia tidak mengikuti proses re-entry yang diwajibkan dan memilih bekerja secara non-prosedural di sektor konstruksi — sektor yang belum memiliki kerja sama resmi dengan pemerintah Indonesia.
 
“Status beliau menjadi non-prosedural sehingga tidak tercakup dalam perlindungan BPJS. Namun negara tetap hadir, dan kami mendorong penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan kelalaian dalam aspek keselamatan kerja,” ujar Menteri Abdul Kadir Karding.
 
Seluruh biaya pemulangan jenazah ditanggung oleh pihak perusahaan, dan pemulangan difasilitasi oleh Forum Komunikasi Ormas Indonesia di Korea (Forkomasi) serta Komunitas Muslim Indonesia (KMI) Busan. Jenazah Wawan diterima langsung oleh ayahnya, Ratno Dwi Mulyanto, dan akan dikebumikan di kampung halamannya di Karang Tempel, Srimulyo, Sragen.
 
Kasus berbeda dialami Bustanul Arifin. PMI yang masih berstatus aktif bekerja di perusahaan manufaktur Taein Co., Korea Selatan, ini ditemukan meninggal dunia pada Jumat (27/6/2025) pagi di area komersial Bandara Internasional Incheon.
 
Bustanul jatuh dari lantai tiga ke lantai B1 terminal keberangkatan internasional sesaat sebelum jadwal penerbangannya pulang ke Indonesia. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Inha University, namun nyawanya tidak tertolong.
 
Menurut keterangan perusahaan dan pihak KBRI Seoul, Bustanul sempat menunjukkan gejala depresi: menarik diri, menyendiri, dan tidak aktif berinteraksi dengan rekan kerja. Atas kondisi tersebut, perusahaan menyarankannya untuk mengambil cuti dan pulang ke Indonesia guna pemulihan. Ia ditemani oleh rekannya, Herman Felani, yang juga bekerja di Korea.
 
“Pak Bustanul bahkan sempat minta izin untuk merokok saat menunggu proses check-in. Beberapa saat kemudian, beliau ditemukan dalam kondisi kritis. Ini sangat memprihatinkan,” jelas Karding.
 
Jenazah Bustanul telah dipulasarkan dan langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Dusun Ringinsari Wetan, Desa Sukoharjo, Plemahan, Kabupaten Kediri. Pihak keluarga telah menerima santunan sebesar Rp85 juta dari BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah tengah menindaklanjuti hak-hak lainnya dari perusahaan tempat almarhum bekerja.
 
KBRI Seoul memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau proses investigasi, baik terhadap kasus kecelakaan kerja yang menimpa Wawan maupun insiden tragis yang merenggut nyawa Bustanul. Pemerintah menekankan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap perlindungan PMI harus terus diperkuat.
 
Diketahui Pemerintah Indonesia saat ini tengah kerja sama penempatan tenaga kerja migran di sektor manufacture, hospitality, dan perikanan. Namun kasus seperti Wawan yang bekerja di sektor konstruksi secara non-prosedural memperlihatkan celah dalam sistem perlindungan yang harus segera ditutup. (mg01)

BeritaTerbaru

529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN

529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN

Senin, 7 Sep 2026 20:32 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB
Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Senin, 7 Sep 2026 20:23 WIB

Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi

Senin, 7 Sep 2026 14:14 WIB
Tags: Jenazahkorea selatanpekerja
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudoli Wafat Usai Kecelakaan
Headline

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

Senin, 7 Sep 2026 12:47 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik
Kabupaten Tangerang

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB
Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara
Nasional

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini
Headline

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

KIRIM NAKES -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten mengirimkan tiga tenaga kesehatan ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak bencana, Rabu (2/9/2026). Mereka akan bertugas selama dua minggu. (ISTIMEWA)

Kirim Nakes ke NTT, PMI Banten Bawa 130 Kg Obat untuk Bantu Pengungsi

Rabu, 2 Sep 2026 20:34 WIB

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
Kantor Bupati Lebak, tampak dari depan. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029

Senin, 7 Sep 2026 19:37 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
TERAPKAN PJJ -- Kondisi SDN 1 Bojongleles, Kecamatan Cibadak, salah satu sekolah yang menerapkan PJJ sesuai surat edaran Pemerintah Kabupaten Lebak dan Banten. PJJ dilakukan, guna mencegah penyakit yang ditimbulkan dampak penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Senin, 7 Sep 2026 19:46 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.