SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Untuk meningkatkan produktivitas kelompok tani dan memperkuat ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan empat unit alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda dua dan traktor roda empat kepada empat kelompok tani dari empat desa, Kamis (3/7).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan bantuan alsintan ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Tangerang dalam mendorong ketahanan pangan serta ekonomi kreatif masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Mauk, Gunung Kaler, dan Sukamulya.
Penyerahan bantuan ini sekaligus dirangkaikan dengan panen raya semangka hasil budidaya kelompok tani Desa Tanjung Asem, Kecamatan Mauk. Panen ini merupakan hasil dari bantuan pertanian yang sebelumnya juga telah diberikan oleh Pemkab pada April 2025 lalu.
“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan hasilnya. Panen semangka di lahan seluas 5.000 meter persegi ini membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat telah membuahkan hasil,” ujar Maesyal Rasyid kepada Satelit News.
Menurutnya, keberhasilan panen ini adalah bukti nyata bahwa dengan inovasi dan kolaborasi, kesejahteraan masyarakat—khususnya kelompok tani—dapat terus ditingkatkan.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi dalam mengembangkan pertanian, khususnya budidaya semangka ini,” tambahnya dengan bangga.
Baca Juga: Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM
Pemkab Tangerang, lanjut Rasyid, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, akan terus mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian demi mewujudkan program ketahanan pangan.
“Bantuan traktor ini adalah wujud komitmen kami dalam mempermudah kerja petani, sekaligus meningkatkan efisiensi dan hasil pertanian mereka,” tegasnya.
Ia berharap alsintan tersebut dikelola secara gotong royong dan digunakan maksimal oleh para petani, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara kolektif. Modernisasi alat pertanian, menurutnya, akan berdampak pada efisiensi tenaga dan waktu, serta peningkatan kesejahteraan petani.
“Mari kita jaga semangat kolaborasi dan inovasi untuk membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Semoga panen ini membawa berkah dan semangat baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika, menjelaskan bahwa empat unit traktor tersebut diserahkan kepada Kelompok Tani Andil Desa Tegal Kunir (traktor roda dua), Kelompok Tani Sukatani Desa Tegal Kunir Kidul (traktor roda dua), Kelompok Tani Calung Makmur Desa Kandawati (traktor roda empat), serta Kelompok Tani Mekarbaru Desa Buniayu (traktor roda empat).
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar berdampak pada peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan,” ujar Asep.
Baca Juga: Bupati Serang Salurkan Bantuan Untuk Aceh, Sumut dan Sumbar Rp1,19 Miliar
Ia juga memaparkan bahwa hasil panen semangka di Desa Tanjung Asem telah mencapai 5.200 kilogram dari lahan seluas 5.000 meter persegi, dengan rata-rata bobot buah 4 kilogram dan harga jual Rp 4.000 per kilogram. Dari panen ini, petani diperkirakan memperoleh penghasilan sekitar Rp 20,8 juta.
“Tentu ini hasil yang menggembirakan. Dan perlu diketahui, budidaya semangka tidak hanya dilakukan di Kecamatan Mauk saja, tapi juga di Kecamatan Kemiri, Teluknaga, dan Kronjo,” katanya.
Asep menyebutkan bahwa total luas lahan budidaya semangka saat ini mencakup Kecamatan Mauk 5 hektare, Kecamatan Kemiri 3 hektare, Kecamatan Teluknaga 1 hektare,serta.Kecamatan Kronjo 1 hektare.
“Harapan kami, ke depan Kabupaten Tangerang bisa menjadi salah satu sentra produksi semangka berskala nasional bahkan internasional,” tutupnya. (alfian/aditya)
























