SATELITNEWS.COM, TANGERANG—-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggratiskan seluruh sekolah swasta tingkat SD dan SMP pada tahun 2026. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna terkait pandangan umum fraksi-fraksi atas nota penjelasan keuangan Raperda tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, yang digelar Senin (7/7).
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud, mengatakan bahwa Pemkab Tangerang di bawah kepemimpinan Bupati Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah patut diapresiasi atas berbagai terobosan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Terutama pada sektor peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami lonjakan sekitar Rp400 miliar,” ujar Amud kepada Satelit News.
Salah satu program yang disorot Amud adalah kebijakan penggratisan sekolah swasta tingkat SD dan SMP. Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik serta mencegah angka putus sekolah.
“Program sekolah gratis bagi SD dan SMP swasta ini jelas sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang,” tegasnya.
Amud pun meminta agar pada tahun 2026, kebijakan sekolah gratis tersebut diterapkan secara menyeluruh di seluruh SD dan SMP swasta di Kabupaten Tangerang.
“Kami ingin tahun depan pemerintah daerah dapat menggratiskan sekolah SD dan SMP swasta secara total. Sehingga tidak ada lagi anak yang putus sekolah di Kabupaten Tangerang,” ujarnya penuh harap.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya atas masukan dan pandangan fraksi-fraksi DPRD yang dianggap sangat berharga dalam menyempurnakan program kerja eksekutif.
“Alhamdulillah, pandangan fraksi-fraksi di DPRD sangat membantu kami sebagai eksekutif. Masukan ini sangat berarti dalam pelaksanaan program yang tengah berjalan,” ujar pria yang akrab disapa Rudi Maesyal.
Maesyal juga menyebut bahwa DPRD memiliki peran penting dalam mengawasi program-program di sektor pendidikan, agar implementasinya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia menambahkan bahwa Pemkab juga tengah mempersiapkan Perda inisiatif terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan fasilitas sosial-fasilitas umum (fasos-fasum).
“Tentu ini akan menjadi langkah perbaikan dalam pemanfaatan APBD demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (alfian/aditya)