SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menargetkan penyelesaian persoalan banjir khususnya di Perumahan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren tuntas pada tahun 2026 mendatang.
Benyamin optimistis pembangunan tandon air dan penambahan pompa di sepanjang Kali Serua dapat menuntaskan banjir tahunan di wilayah tersebut.
“Iya saya target gini, ada lahan hampir 5 ribu meter di Pondok Maharta RW 10 itu nampaknya akan kita desain menjadi tandon mini. Ini dilakukan percepatan tahun ini saya lakukan, dalam rapat kemarin Dinas PU, kemudian tahun depan saya minta dibuat tandon untuk menampung,” ujarnya saat ditemui, Rabu (9/7).
Menurutnya, tandon yang akan dibangun berfungsi sebagai penampung air sementara sebelum dipompa ke Kali Serua dan selanjutnya dialirkan ke Kali Angke. Solusi ini diambil setelah adanya dialog dengan masyarakat, yang awalnya menginginkan lahan tersebut digunakan untuk gedung serbaguna.
“Iya kesepakatan saya kemarin dengan masyarakat, walaupun tadinya masyarakat minta dibikin gedung serba guna, cuma masyarakat menentukan ini dibuat tandon yang aman dan bagus,” katanya.
Selain tandon, Pemkot Tangsel juga akan memperkuat sistem drainase dengan menambah 10 unit pompa air di sepanjang aliran Kali Serua.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya
Langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya yang telah menempatkan 8 unit pompa di lokasi strategis.
Tidak hanya disitu, Pemkot Tangsel mengklaim bahwa permasalahan juga timbul pada kali yang masuk administrasi Kota Tangerang. Dimana, terdapat penyempitan kali beberapa meter sehingga air tertahan.
“Kali Serua kita sekitar 8 meter ke wilayah Kota Tangerang menyempit jadi 6 meter. Kemudian dikoordinasikan dengan Kota Tangerang, karena di pinggir Kali Seruanya di wilayah Kota Tangerang ada lahan milik swasta satu hektare. Saya sudah laporkan ke Gubernur, mudah-mudahan ini bisa dibuatkan tandon juga, jadi selesai persoalan banjir di wilayah situ,” paparnya.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi menyampaikan bahwa penanganan yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel sudah optimal. Kata dia, penyelesaian saat ini harus dilakukan oleh Pemkot Tangerang.
“Nah di sisi Kota Tangerang perlu penanganan. Karena ini ketemu kali Angke Fortune melalui jalan Hasim Asyari harus kita akui ada penyempitan. Di sisi Tangsel kami sudah selesai, upaya sudah dilakukan,” ucapnya.
Robby melanjutkan, apabila nantinya pembangunan tandon terealisasi, maka dapat menampung air hujan sekitar 25 ribu kubik air.
“Tahun depan tandon atau long storage, jadi cukup untuk menampung. Memang termasuk penambahan pompa, pintu air, plus tandon dan long storage, tapi air ini sifatnya mengalir lintas wilayah. 2026 penyelesaian pembangunan tandon. Daya tampung bisa tampung 20 sampai 25 ribu meter kubik air cukuplah,” paparnya. (eko)
Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari
























