SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dari total 303 Sekolah Dasar Swasta (SDS) yang terverifikasi di Kabupaten Tangerang, baru 51 sekolah yang resmi bergabung dalam program sekolah gratis yang digagas oleh Bupati Tangerang. Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dily Windu, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan pada tahun 2026 jumlah sekolah swasta yang tergabung dalam program ini akan terus bertambah.
“Untuk saat ini, dari 303 SDS yang telah terverifikasi, baru 51 sekolah yang mengikuti program sekolah swasta gratis. Insyaallah, di tahun 2026 mendatang, jumlahnya akan bertambah,” kata Dily Windu kepada Satelit News, Kamis (10/7).
Dily menjelaskan bahwa program sekolah gratis ini merupakan salah satu langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan dasar yang merata, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Dalam program ini, pemerintah menanggung seluruh biaya pendidikan di sekolah swasta yang telah terdaftar, sehingga siswa tidak perlu membayar iuran bulanan lagi.
Saat ditanya mengapa baru sebagian kecil sekolah yang ikut serta, Dily menyebutkan sejumlah faktor penghambat, seperti belum terpenuhinya persyaratan administrasi dan kesiapan internal sekolah.
“Yang belum ikut program kan ada beberapa faktor, misalnya keterbatasan waktu atau jadwal, jadi pihak sekolah belum bisa melengkapi administrasinya,” ungkap Dily.
Untuk itu, Pemkab Tangerang terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada sekolah-sekolah swasta agar segera memenuhi persyaratan dan memahami manfaat dari program ini. Diharapkan, dengan perluasan program sekolah gratis, tidak ada lagi anak usia sekolah dasar yang terkendala biaya dalam memperoleh pendidikan layak.
Baca Juga: Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
“Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi anak usia SD di Kabupaten Tangerang yang terkendala biaya untuk bersekolah,” pungkasnya.
Dily juga berharap, ke depan seluruh sekolah swasta di Kabupaten Tangerang dapat digratiskan. Ia menegaskan bahwa pendidikan dasar hingga tingkat menengah seharusnya bisa ditanggung oleh pemerintah—SD dan SMP oleh Pemerintah Kabupaten, dan SMA/SMK sederajat oleh Pemerintah Provinsi Banten.
“Apalagi Pemerintah Pusat juga mendukung program sekolah gratis bagi swasta. Maka dari itu, kita semua berharap, semua sekolah baik negeri maupun swasta bisa gratis seluruhnya,” harap Dily. (alfian/aditya)





















