SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Teguh Setiawan mendesak agar akses jalan menuju sekolah yang ditutup oleh warga Pamulang segera dibuka.
Hal tersebut ia ungkapan setelah aksi warga masih berlanjut hingga memasuki kegiatan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Menurut Teguh, jalan yang ditutup secara sepihak itu merupakan jalan umum yang selama ini digunakan oleh masyarakat serta siswa dan guru untuk menuju sekolah. Penutupan ini tidak hanya mengganggu aktivitas pendidikan, tetapi juga merugikan warga sekitar.
“Terkait penutupan akses oleh oknum warga, karena jalan tersebut merupakan jalan umum tentunya sangat mengganggu terhadap aktifitas warga sekitar dan warga sekolah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (14/7/2024).
Kata Teguh, KCD Tangsel pun telah melakukan berbagai langkah koordinatif dengan lintas instansi untuk mengatasi persoalan ini. Bahkan, dirinya memiliki harapan persoalan bisa selesai hari ini sehingga portal dapat segera dibongkar.
“Upaya dari Cabang Dinas untuk menangani ini, melakukan koordinasi dengan kecamatan, kelurahan Benda, Polsek Pamulang dan Polres Tangsel serta Satpol PP Tangsel untuk segera membuka portal tersebut. Mudah-mudahan hari ini ada titik temu,” jelasnya.
Baca Juga: Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Sebagai informasi, akses jalan menuju sejumlah SMAN di Tangsel ditutup warga sekitar. Penyebab tindakan tersebut dikarenakan sejumlah anak dilingkungan tersebut tidak lolos sebagai peserta didik. Setidaknya terdapat sejumlah sekolah diantaranya SMAN 3 dan SMAN 6 Tangsel. (eko)
























