SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Di MotoGP Jerman 2025, Marc Marquez melanjutkan dominasinya di MotoGP 2025 sejauh ini. Di garis finis Sachsenring, MM93 pun berselebrasi aura farming.
Rider tim Ducati Lenovo itu menjadi rider paling pertama yang melintasi garis finis dalam balapan utama pada hari Minggu (13/7/2025) malam WIB.
Marc Marquez unggul 6,380 detik dari Alex Marquez (Gresini Ducati), adiknya, yang finis kedua. Dan 7,080 detik dari rider yang finis di posisi ketiga yakni Francesco Bagnaia yang rekan satu timnya di tim pabrikan Ducati.
Keunggulan atas rider lain itu turut membuat Marc Marquez dengan nyaman bisa memperlihatkan selebrasi pacu jalur aura farming, yang saat ini sedang viral, ketika melintasi garis finis di Sachsenring.
Hasil dalam MotoGP Jerman 2025 itu sekaligus membuat Marc Marquez melanjutkan dominasinya. Sudah empat race beruntun ia berhasil meraih kemenangan dobel alias berjaya di sprint race dan race utama.
Rentetan itu dimulai dari MotoGP Aragon. Lalu berlanjut ke Italia, Belanda, dan yang terbaru di Jerman.
Hasil ini juga menegaskan status Marquez sebagai raja-nya Sachsenring dengan 12 kemenangan sejak 2010! Dia bahkan pernah meraih 11 kemenangan beruntun sedari 2010 hingga 2021.
Marquez kemudian absen di balapan 2022 dan 2023, sebelum comeback musim lalu dan finis kedua di sana. Kemenangan ini terasa lebih spesial karena diraih di balapan ke-200 Marquez di MotoGP. “Danke (Terima Kasih), Sachsenring,” ujar Marquez ketika diwawancarai usai balapan MotoGP Jerman 2025.
Di sisi lain, Ducati masih punya Pekerjaan Rumah (PR) terkait Francesco Bagnaia, di tengah Marc Marquez yang kembali memperlihatkan dominasi. “Ia (Marc Marquez) senantiasa tangguh, tapi hari ini ia menang dengan kendali jempolan, yang artinya ia memiliki harmoni sempurna dengan motornya,” ujar CEO Ducati Claudio Domenicali seperti dilansir Moto.it.
Klasemen MotoGP 2025 kini dipuncaki Marc Marquez dengan 344 poin. Unggul 83 poin dari sang adik, Alex Marquez, di posisi kedua dan 147 angka dari Francesco Bagnaia di posisi ketiga.
Ketiga rider itu pula yang berhasil naik podium dalam balapan di MotoGP Jerman 2025. Tapi bagi pabrikan Ducati Lenovo, jarak di antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia masih menjadi perhatian khusus.
Sejauh ini Bagnaia bukan cuma berada di bawah bayang-bayang Marc Marquez, rekan setimnya sendiri, tapi juga belum mampu mengungguli Alex Marquez yang menunggangi Desmosedici GP24 dari tim Gresini Ducati.
Dengan musim MotoGP 2025 sudah tepat berjalan separuhnya di Sachsenring, Jerman, Ducati kini masih terus memeras usaha demi bisa bikin Bagnaia lebih kompetitif dalam 11 seri tersisa. Apalagi seri berikutnya langsung hadir di akhir pekan ini.
“Saya yakin kami akan membuat langkah maju di Brno, itu harapan besarnya. Ketika ban depannya mulai panas, Pecco rutin kesulitan; kami belum menemukan alasannya tapi, sekali lagi saya tekankan, di Brno ada aspal baru dan itu akan mendongkrak performa Pecco, lalu kita lihat bagaimana selanjutnya,” ucap Domenicali.
“Gigi (Dall’Igna, manajer Ducati Corse) dan yang lain terus mengerjakan hal tersebut; kami punya kewajiban untuk bikin Pecco kembali bisa meraih kemenangan. Kepercayaan dari tim terhadapnya dan apa yang kami perlihatkan adalah hal penting untuk melangkah ke depan dalam mengatasi masalah yang sama di 11 seri sebelumnya,” tuturnya.
Seri ke-12 MotoGP 2025 akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada akhir pekan ini. Seri grand prix Ceko kembali masuk kalender balap setelah kali terakhir menggelar race pada tahun 2020. (dm)