SATELITNEWS.COM, SERANG – Swiss Belhotel Modern, Cikande, di Jalan Raya Jakarta – Serang, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, berharap pemerintah untuk mempertimbangkan setiap kebijakan yang dikeluarkan.
Karena contohnya, saat adanya kebijakan efisiensi anggaran berdampak pada usaha perhotelan, meskipun tidak terlalu besar.
“Memang dengan efisiensi itu, ada dampaknya tapi tidak begitu besar untuk kita, tidak sampai mengurangi karyawan. Paling penurunannya sekitar 5 persen untuk tingkat hunian kamar,” ujar General Manager Swiss Belhotel Cikande, Hendrik Rumapea, Jumat (18/7/2025).
Diakui Hendrik, Hotelnya berada di kawasan industri, sehingga core bisnisnya adalah perusahaan corporate. Sedangkan sektor pemerintahan hanya menyumbang 5 persen.
“Jadi memang dampak dari kebijakan pemerintah ada, tapi memang masih bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Disinggung mengenai keran pemerintah, untuk rapat di hotel sudah dibuka, kata Hendrik, sampai sejauh ini untuk di hotelnya belum terlihat jelas dampaknya.
Baca Juga: Nelayan Normalisasi Sungai Pakai Cangkul, Aktivis Serang Raya: Pemerintah Kemana ?
“Karena mungkin kerannya dibukanya masih kecil. Jadi belum jor joran (besar) itu. Jadi belum sampai ke Cikande mungkin kerannya,” tambahnya.
Hendrik pun berharap, pemerintah bisa mempertimbangkan setiap kebijakan yang dikeluarkan seperti ketika mengambil langkah efisiensi, karena banyak yang terdampak salah satunya pengusaha hotel dan bisa berefek domino.
“Okupansi kita weekday sekitar 60-65 persen. Rate kamar Rp700 ribu paling rendah,” tandasnya.
Hendrik mengungkapkan, jumlah kamar yang ada di Swiss belhotel ada sebanyak 165. Ia pun memastikan kamar yang ada di hotel memiliki kualitas yang bagus. (sidik)
























