Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pelabuhan Merak, Peninggalan Belanda Yang Dulu Dermaganya Dibuat Dari Batang Kelapa

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Sabtu, 19 Jul 2025 18:35 WIB
Rubrik Banten Region, Kota Cilegon
Pelabuhan Merak, Peninggalan Belanda Yang Dulu Dermaganya Dibuat Dari Batang Kelapa
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, CILEGON – Tidak banyak yang tahu, kalau Pelabuhan Penyeberangan Merak yang berada di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten, adalah peninggalan era Hindia Belanda. Pembangunannya yang pesat, seolah tidak menyisakan sedikitpun bangunan khas era kolonial Belanda.

Padahal, dikutip dari “Selayang Pandang PT ASDP Persero Cabang Utama Merak – Bakauheni”, diketahui kalau pelabuhan tersebut sudah dioperasikan sejak tahun 1912 oleh Pemerintah Hindia Belanda, bersamaan dengan dioperasikannya Stasiun Merak yang lokasinya bersebelahan dengan pelabuhan.

Dari data tersebut, diketahui bila pelabuhan dioperasikan untuk keperluan perdagangan Belanda, serta mempermudah pengangkutan hasil bumi dari Sumatera ke Pulau Jawa.

Saat pertama kali dioperasikan, kapal-kapal yang berangkat dari Pelabuhan Merak akan menuju ke Pelabuhan Panjang, bukan ke Pelabuhan Bakaheuni seperti saat ini.

Saat itu, pemerintah Hindia Belanda benar-benar menyeleksi siapa saja yang bisa menyeberang ke Pulau Andalas atau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Yang diangkut dari Pelabuhan Merak, rata-rata hanya birokrat atau orang-orang yang bisa dipercaya saja oleh pemerintah Belanda, sedangkan tokoh-tokoh politik atau tokoh masyarakat Indonesia yang berpotensi untuk menyebarkan paham nasionalisme dilarang untuk menyeberang melalui pelabuhan tersebut.

Baca Juga: Dugaan Kasus Penculikan, Seorang Pengasuh Anak Diringkus di Pelabuhan Merak – Banten

Uniknya, setelah Indonesia merdeka Pelabuhan Merak ternyata tidak langsung dikelola oleh PT Angkutan Sungai Darat dan Penyeberangan (ASDP) melainkan dikelola oleh Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA). Hal ini dimulai pada 12 tahun setelah Indonesia merdeka atau pada tahun 1957.

Saat itu, PJKA harus bekerja keras karena dangkalnya pantai-pantai di area Merak kapal-kapal tidak bisa bersandar dekat dengan daratan, sehingga menyulitkan penumpang yang hendak naik maupun turun.

BeritaTerbaru

Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Rabu, 9 Sep 2026 19:49 WIB
KLARIFIKASI -- Ketua IKAFA, Eri Sunarya, sampaikan klarifikasi. (ISTIMEWA)

Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi

Rabu, 9 Sep 2026 19:45 WIB
DIKELUHKAN -- ETLE terpasang di Jalan Soekarno-Hatta atau yang di kenal Jalan Bypass, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Tak Pernah ada Edukasi, ETLE di Jalan Bypass Lebak Dikeluhkan Masyarakat

Rabu, 9 Sep 2026 19:22 WIB
BELAJAR DARI RUMAH -- Seorang pelajar di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, melakukan belajar dari rumah didampingi orang tuanya, usai Pemkab Lebak memberlakukan PJJ yang kembali di perpanjangan sampai 11 September 2026, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Dampak Erupsi GAK Masih Terasa, Pemkab Lebak Perpanjang Kebijakan PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 19:17 WIB

Maka PJKA mulai membangun dermaga -dermaga, atau biasa disebut kade menggunakan batang kelapa yang banyak tumbuh di daerah tersebut. Kayu kelapa dipilih karena tahan terhadap air garam dan juga mempunyai kemampuan terapung yang baik.

Selain itu, di era tersebut, penyeberangan dari Banten ke Lampung menggunakan 3 kapal milik PJKA yang semula adalah kapal-kapal milik pemerintah Hindia Belanda. Ketiga kapal tersebut adalah Karimun, Krakatau, dan Bukit Barisan.

Tak hanya kapal, untuk memaksimalkan pendapatan dan juga pemasukan dari sektor perdagangan, PJKA juga membangun gudang – gudang, untuk menampung hasil bumi yang akan dikirimkan dari Pulau Jawa ke pulau Sumatera atau sebaliknya.

Gudang – gudang tersebut, letaknya berada di antara Stasiun Merak dan Pelabuhan Merak saat ini. Masyarakat setempat menyebut, gudang tersebut sebagai gudang hitam karena warnanya yang berwarna hitam pekat.

Baca Juga: TNI AL Sita 780 Kg Sisik Trenggiling, Andra Soni: Banten Tak Boleh Jadi Jalur Perdagangan Ilegal

Baru pada tahun 70-an, Pelabuhan Bakauheni mulai dibangun dan setelah jadi, kapal yang semula merapat di Pelabuhan Panjang dipindahkan ke Pelabuhan Bakauheni.

Selain itu pengelolaan Pelabuhan Merak yang semula di bawah PJKA dialihkan ke PT Angkutan Darat Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Persero pada tahun 1977.

Di bawah ASDP Pelabuhan Merak mengalami kemajuan pesat. Hingga tahun 2000-an Pelabuhan ini menjadi “kandang” bagi 21 unit kapal Roro dan 11 unit kapal cepat yang setiap harinya berpacu bolak-balik melayani penumpang dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya.

Bahkan saat ini, Pelabuhan Merak juga sudah memiliki pelabuhan eksekutif selain Pelabuhan reguler. Di pelabuhan eksekutif ini, dilayani oleh kapal-kapal yang mampu berlayar dengan kecepatan tinggi sehingga jarak tempuh antara Lampung dan pulau Jawa bisa lebih singkat. (mardiana)

Tags: Era KolonialPelabuhan Internationalpelabuhan merak
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

LOKAKARYA MULTIPIHAK -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, saat menggelar acara Lokakarya Mutlipihak I "SIMPUL MANTAPS", di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Cara Baru Menata Sampah Jadi Berkah, DLH Lebak Gagas SIMPUL MANTAPS

Rabu, 9 Sep 2026 19:13 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
SPPG KOLELET -- Para pegawai SPPG Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, sedang menyiapkan menu. (ISTIMEWA)
Banten Region

Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif

Rabu, 9 Sep 2026 14:46 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
BERDOA BERSAMA -- Pengurus dan jajaran anggota SMSI-PWI Pandeglang, berdoa bersama untuk keselamatan 5 Jurnalis 2 Crew Kapal dan 1 Guide, yang hingga kini hilang kontak. (ISTIMEWA)
Banten Region

5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama

Rabu, 9 Sep 2026 10:50 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Selasa 8 September 2026: Lokasi, Syarat dan Biayanya

Selasa, 8 Sep 2026 08:12 WIB
Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Jumat, 4 Sep 2026 15:00 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Selasa, 8 Sep 2026 08:24 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.