Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kekerasan Anak di Banten Capai 712 Kasus, Pelakunya Didominasi Orang Terdekat

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Rabu, 23 Jul 2025 17:57 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Kekerasan Anak di Banten Capai 712 Kasus, Pelakunya Didominasi Orang Terdekat
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Angka kekerasan terhadap anak di Provinsi Banten, pada semester pertama tahun 2025 ini tercatat cukup tinggi mencapai 712 kasus, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 600 kasus di akhir tahun.

Kasus itu, didominasi kekerasan seksual dimana pelakunya merupakan orang terdekat yang selalu ada di sekeliling korban.

Data Simponi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI menyebutkan, ada 712 kasus kekerasan, dengan rincian 523 kasus terhadap anak dan 189 kasus perempuan dan ini tersebar di 8 kabupaten/kota.

Distribusi usia korban meliputi 53 kasus pada anak usia 0–5 tahun, 213 kasus pada anak usia 6–12 tahun, 257 kasus pada anak usia 13–17 tahun, dengan jenis kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan seksual, disusul oleh kekerasan fisik, penelantaran, eksploitasi, dan kekerasan psikologis.

Pelaku mayoritas, berasal dari lingkungan terdekat korban, seperti orang tua, guru, tetangga, dan orang yang dikenal anak.

Fakta ini sangat memprihatinkan, mengingat sebagian besar pelaku berasal dari lingkungan yang dekat dengan korban, termasuk keluarga, sekolah, hingga tetangga.

Baca Juga: Gubernur Banten Ikut Langsung Dalam Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK

Oleh karena itu, penguatan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), harus dimassifkan oleh pemerintah desa/kelurahan sebagai perlindungan terdepan anak di akar rumput.

“Selain itu, pelibatan anak sebagai Pelapor dan Pelopor dengan memberikan ruang partisipasi anak, melalui forum anak dan pelatihan agar mereka berani melapor serta menjadi agen perubahan di lingkungannya,” kata Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Provinsi Banten, Henrdy Gunawan, seusai mengikuti kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 tingkat Provinsi Banten, di Gedung Negara, Kota Serang, Rabu (23/7/2025).

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

Dalam rangka memperkuat sistem perlindungan anak di Banten, Komnas PA mendorong keluarga sebagai benteng pertama perlindungan anak dapat membangun kesadaran pengasuhan yang tidak toksik, adil gender, dan ramah anak sebagai kunci mencegah kekerasan sejak dini.

“Penting juga bagi orang tua, untuk terus belajar dalam mengupayakan pengasuhan terbaik bagi anak,” tandasnya.

Hendy juga menyoroti kekerasan seksual terhadap anak, yang terjadi di SMAN 4 Kota Serang. Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK), seharusnya bisa memaksimalkan perannya sesuai amanat Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023, serta menjadikan sekolah sebagai ruang aman dan tumbuh kembang anak.

“Karena saya percaya, bahwa tidak akan ada anak hebat tanpa ruang yang aman, tidak akan ada Indonesia kuat tanpa generasi yang terlindungi. Sebab investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah menjamin anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang menghargai hak, melindungi tubuh, dan mendengarkan suara mereka,” pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Penuh Pencarian Rombongan Wartawan, Pemprov Banten Siapkan Fasilitas Ini

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Banten, Siti Ma’ani Nina mengklaim, jika angka kekerasan terhadap anak di Provinsi Banten dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Kendati demikian, dirinya tidak menyebutkan secara rinci besaran penurunan itu.

“Yang tertinggi itu pada tahun 2022. Kita akui itu. Tapi setelah itu, trand nya terus mengalami penurunan,” klaimnya.

Hanya saja, kata Nina, trand pelaku kekerasan terhadap anak setelah tahun 2022 bergeser ke orang-orang terdekat seperti keluarga, saudara, lingkungan sekitar sampai di lingkungan pendidikan yang belakang ramai diberbincangkan.

“Sebenarnya kita juga sudah ada Satgas perlindungan anak di tiap-tiap sekolah, dimana anggotanya terdiri dari jajaran dewan guru. Namun sepertinya pengawasannya kurang optimal, sehingga nanti akan kita lakukam evaluasi menyeluruh,” ujarnya.

Diakui Nina, speak up siswa yang menjadi korban kekerasan seksual itu cukup bagus. Mereka berani bersuara dan melaporkannya, sehingga kasus ini bisa diusulkan secara tuntas. Pasalnya, jika siswa itu tetap diam, maka dipastikan kasus ini tidak bisa diungkap.

“Kami inten memberikan pendampingan kepada para korban, sedangkan para pelakunya itu ranahnya APH,” pungkasnya.

Untuk meminimalisir kejadian serupa kembali terjadi, Nina bersama Dindikbud Banten sudah berkomitmen untuk menerapkan sekolah ramah anak dan itu dibutuhkan komitmen bersama antara tenaga pendidik dengan siswa dan orang tua.

Pengawasan Satgas Perlindungan Anak kini diperkuat melalui SOP dan layanan aduan seperti Sapa 129, serta Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang hadir sebagai sarana edukasi dan pendampingan keluarga.

“Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Provinsi Banten menjadi pengingat bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, penguatan sistem pengawasan, dan dukungan pemerintah yang konsisten, Banten mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi seluruh anak-anak,” terang Nina.

Gubernur Banten Andra menegaskan, bahwa perlindungan anak tidak bisa hanya diserahkan pada pemerintah semata. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, terutama di satuan pendidikan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Banten untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi kekerasan terhadap anak. Jangan diam. Laporkan pada pihak berwenang. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal masa depan anak-anak kita,” tegas Andra Soni.

Andra menyampaikan keprihatinan mendalam, dan meminta maaf atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi Banten sudah menurunkan tim gabungan untuk menindaklanjuti secara serius.

“Saya sudah memanggil Inspektorat, Kepala BKD dan Plt Kepala Dinas Pendidikan untuk mengawal kasus ini. Pendampingan psikologis dan bantuan hukum bagi korban dan keluarganya sudah disiapkan. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujarnya.

Selain membenahi sistem pengawasan di lingkungan sekolah, Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna menjaga kondisi psikologis korban dan keluarganya.

“Kita ingin menyelesaikan masalah, bukan menambah luka,” tambahnya. (luthfi)

Tags: andra sonigubernur bantenKasus Kekerasan AnakKomnas PA Banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam
Headline

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB
Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
Headline

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
RAPAT KERJA -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat

Selasa, 8 Sep 2026 16:50 WIB
Kepala Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)

Disdikpora Pandeglang Perpanjang Kebijakan PJJ

Kamis, 10 Sep 2026 21:45 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.