SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, sudah mempunyai klub baru. Pemain 21 tahun itu bergabung dengan Fortuna Sittard.
Kabar mengenai bergabungnya Hubner dengan Fortuna Sittard diketahui lewat Instagram pribadinya. Dia berpose memegang jersey mantan klub dari Ragnar Oratmangoen itu.
“Lapangan berbeda, api yang sama. Bahagia bisa bergabung dengan Fortuna Sittard,” kata Hubner.
Hubner dikontrak Fortuna Sittard dengan durasi selama tiga tahun. Ada opsi perpanjangan kontrak setahun dalam klausul kontrak Hubner.
“Saya bahagia bisa kembali ke Belanda. Saya menjalani masa-masa luar biasa di Inggris. Saya bisa berkembang baik sebagai pemain dan pribadi. Saya akan membawa pengalaman itu bersama saya di Fortuna. Saya tak sabar dengan tantangan baru ini, di lingkungan yang baru,” kata Hubner di situs resmi Fortuna Sittard.
Hubner berstatus bebas transfer di musim panas ini setelah kontraknya dengan Wolverhampton Wanderers habis. Dia sempat dikabarkan akan bergabung dengan klub Liga 1, tapi akhirnya tetap berkiprah di Eropa.
Saat membela Wolves, Hubner sempat dipinjamkan ke Cerezo Osaka. Bersama klub Jepang itu, Hubner jarang bermain.
Justin Hubner akan diproyeksikan menjadi kekuatan baru lini belakang Fortuna Sittard. Terlebih, sektor pertahanan Fortuna terbatas setelah kehilangan Syb van Ottele akibat cedera.
Fortuna Sittard adalah klub yang jadi salah satu pioneer sepakbola profesional Belanda. Tim ini awalnya didirikan dengan nama Fortuna ’54 pada 1954 oleh kontraktor Gied Joosten.
Pada musim pertama Eredivisie tahun 1956, Fortuna meraih runner-up di bawah Ajax Amsterdam yang jadi kampiun. Di tahun yang sama Fortuna berhasil mengangkat trofi Piala KNVB, prestasi yang diraih kembali tahun 1964.
Fortuna ’54 terdegradasi pada 1968 dan mengalami kesulitan keuangan. Klub kemudian digabung dengan RKSV Sittardia dan menjadi Fortuna Sittard.
Fortuna Sittard promosi lagi ke Eredivisie pada 1982 sebelum terdegradasi di tahun 1993. Fortuna hanya bertahan dua musim dan jeblos lagi ke Eerste Divisie pada 1995.
Periode sulit dialami Fortuna Sittard pada 2002-2016. Klub mengalami krisis finansial dan sempat kehilangan lisensi profesional pada 2009, keputusan yang kemudian dibatalkan oleh pengadilan perdata.
Setelah lama berkutat di Eerste Divisie, Fortuna Sittard kembali promosi ke Eredivisie pada 2019. Klub yang bermarkas di Fortuna Sittard Stadium (kapasitas 12,500) itu tetap bertahan di kasta tertinggi Belanda hingga sekarang.
Pada 2024/2025 Fortuna Sittard finis di urutan ke-11 klasemen dengan 41 poin dari 34 pertandingan. Pasukan Danny Buijs mengoleksi 11 kemenangan, 8 imbang, dan 15 kali kekalahan.
Jika sudah resmi bergabung ke Fortuna Sittard, Justin Hubner akan menjadi pemain Timnas Indonesia kedua yang pernah bermain di sana. Sebelumnya ada Ragnar Oratmangoen yang berseragam Fortuna pada 2023-2024. (dm)