SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Polres Metro Tangerang Kota masih terus menyelidiki penemuan jenazah perempuan dalam sebuah tong plastik biru yang mengambang di Sungai Cisadane, Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Hingga kini, identitas korban belum berhasil diketahui.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono, mengatakan bahwa pihaknya telah menyebarluaskan informasi ciri-ciri jenazah ke berbagai media dan media sosial guna memperoleh informasi dari masyarakat.
“Polres Tangerang Kota masih melakukan penyelidikan terhadap korban. Kami membagikan informasi ciri-ciri jenazah melalui media sosial untuk menjaring informasi dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya,” ujar AKP Prapto saat ditemui, Rabu (30/7/2025).
Menurutnya, sampai saat ini belum ada laporan masyarakat yang mengaku kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai dengan jenazah tersebut. “Belum ada warga yang melapor merasa kehilangan keluarganya, sehingga kami belum bisa mencocokkan identitas korban,” tambahnya.
Penyidik juga masih menunggu hasil tes DNA yang diambil dari sampel darah korban. Hasil tersebut akan menjadi acuan utama untuk mengungkap identitas secara ilmiah. “Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut sebelum hasil tes DNA keluar. Jika sudah keluar, akan kami sampaikan,” tegas AKP Prapto.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa dugaan sementara, jenazah itu adalah korban tindak pidana kekerasan. Namun demikian, penyelidikan masih terus dilakukan secara ilmiah dan berbasis bukti, bukan berdasarkan asumsi. “Kesulitan utama kami saat ini adalah mengidentifikasi korban. Tanpa identitas, kami juga kesulitan menelusuri pelaku,” jelasnya.
Baca Juga: Pria Marah-marah di Pasar Induk Tangerang, Ternyata Bawa 1.110 Pil Hexymer-Tramadol
Dalam upaya pengungkapan kasus ini, polisi juga menyisir aliran Sungai Cisadane dan meminta keterangan warga sekitar, khususnya yang mungkin melihat seseorang membuang drum plastik berwarna biru ke sungai.
Sayangnya, tidak ada rekaman CCTV di sepanjang aliran Sungai Cisadane yang membentang dari wilayah Bogor hingga Tangerang. “Karena tidak ada fasilitas CCTV di aliran sungai tersebut, kami sangat mengandalkan laporan masyarakat,” ungkapnya.
Barang bukti yang diamankan di antaranya adalah sebuah kaos bertuliskan “Asvek”, daster bermotif warna hitam-merah, selimut berwarna coklat, dan drum plastik biru tempat jenazah ditemukan.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut atau memiliki informasi terkait kejadian ini diimbau segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan bebas pulsa 110 atau nomor WhatsApp 0822-1111-0110. “Setiap informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi penyelidikan kasus ini,” pungkas AKP Prapto. (mg01)
























