SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (4/8/2024) sore menyebabkan enam pohon tumbang di sejumlah titik. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang disertai angin kencang, namun untungnya tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Kepala Regu Satuan Tugas Penanganan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan bahwa enam pohon yang tumbang berada di tiga lokasi berbedas satu diantaranya berada di kawasan perumahan elit Green Cope.
“Titik pohon tumbang satu ada di Jelupang RW 1 dan RW 3. Terus yang kedua ada di Perumahan Green Cope, ada tiga pohon tumbang berbeda blok. Yang satu menimpa dua mobil rusak sedang. Satu belum terselesaikan dengan baik, dan titik selanjutnya ada di Jalan Raya Pahlawan Seribu, Kelurahan Lengkong Wetan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Dian menjelaskan, salah satu pohon di Green Cope dilaporkan menimpa dua unit mobil yang sedang terparkir, mengakibatkan kerusakan sedang pada kendaraan tersebut. Hingga pukul 18.34 WIB, satu dari tiga pohon di perumahan tersebut masih belum dievakuasi.
“Hanya menimpa mobil saja tidak ada korban luka. Pohon tumbang belum dievakuasi tersisa satu saja di Green Cope, satu titik karena tidak terlalu urgent dan yang kedua harus membutuhkan alat. Tidak menutup akses warga,” jelasnya.
Selain pohon tumbang, hujan deras juga menyebabkan genangan air setinggi 10 sentimeter di Jalan Raya Kavling Bulak Maharta. Namun sejauh ini belum ada laporan banjir besar maupun tanah longsor.
“Banjir genangan 10 sentimeter di Jalan Raya Kavling Bulak Maharta, baru itu yang terpantau,” katanya.
Seluruh petugas BPBD Tangsel telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pembersihan pohon dan pemantauan potensi bencana lainnya. Warga diminta tetap waspada, terutama di tengah cuaca tak menentu yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (eko)