SATELITNEWS.COM, LEBAK—Hingga saat ini ihwal waktu relokasi pedagang kaki lima (PKL) Jalan Sunan Kalijaga ke Pasar Semi di Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung belum jelas. Pemerintah daerah juga masih melakukan upaya sosialisasi secara bertahap.
Berdasarkan data Disperindag, terdapat sekitar 800 PKL yang berjualan di beberapa titik, yakni Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Tirtayasa, dan Lorong Pasar Rangkasbitung. Seluruh PKL tersebut rencananya akan direlokasi ke Pasar Semi yang telah disiapkan Pemkab Lebak di Kampung Tanjong, Desa Narimbangmulya, Kecamatan Rangkasbitung.
Namun, hingga kini, belum ada keputusan final terkait waktu pelaksanaan relokasi karena pemerintah masih ingin memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas di lokasi baru. Kebijakan relokasi ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di pusat kota dan menata kembali kawasan perdagangan agar lebih tertib dan nyaman.
Pemkab Lebak menilai keberadaan PKL yang berada di badan jalan dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas serta mengganggu kenyamanan pejalan kaki. Karena itu, sosialisasi yang matang menjadi kunci agar proses pemindahan berjalan tanpa gejolak di kalangan pedagang.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Lebak Yani menjelaskan bahwa pihaknya tengah berupaya menjalin komunikasi intens dengan para pedagang. Menurutnya, proses sosialisasi ini membutuhkan waktu karena pemerintah ingin semua pihak memahami manfaat dan tujuan relokasi.
“Masih belum ada tanggalnya, saat ini masih konsentrasi pelaksanaan sosialisasi kepada para pedagang minggu ini sudah tahap 6 sesuai arahan dari pimpinan. Sosialisasi dilakukan sampai semuanya pedagang tersosialisasikan semuanya, target sekitar 800 undangan/pedagang,” kata Yani dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (11/8/2025).
Baca Juga: Kios Sawarna Terbengkalai, Begini Respons DPRD Lebak
Ia juga menambahkan bahwa Pasar Semi yang akan menjadi lokasi baru PKL telah dipersiapkan dengan fasilitas dasar seperti kios, area parkir, dan akses jalan yang memadai. “Fasilitasnya sedang dalam tahap penyempurnaan, termasuk penerangan dan drainase, supaya pedagang bisa langsung beraktivitas dengan nyaman,” tambah Yani.
Katanya, relokasi ini bukan untuk mematikan usaha para pedagang, melainkan justru memberikan ruang usaha yang lebih layak. Pemkab Lebak berkomitmen membantu promosi dan menarik pengunjung ke Pasar Semi setelah proses pemindahan selesai.
Yani menjelaskan, sudah sekitar kurang lebih 30 persen pedagang yang mengikuti sosialisasi pastinya semua atas arahan pimpinan kenapa secara bertahap untuk sosialisasinya karena agar pesan disampaikan dapat dipahami semua.
“Sosialisasi secara bertahap terhadap pedagang bertujuan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik, membantu individu pedagang menyerap informasi akan lebih terarah, mudah membangun pemahaman, dan yang pasti informasi yang disampaikan secara bertahap lebih mudah diserap dan dipahami oleh individu pedagang.
“Jika informasi diberikan sekaligus dalam jumlah besar, individu pedagang mungkin akan merasa kewalahan dan sulit untuk memahaminya, yang pada akhirnya dapat mengurangi efektivitas dari tujuan sosialisasi tersebut,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau kepada para PKL agar tetap berjualan seperti biasa sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah terkait jadwal relokasi. “Tidak perlu khawatir, kita akan informasikan jauh-jauh hari. Sosialisasi akan terus dilakukan agar tidak ada informasi yang simpang siur,” pungkasnya.
Baca Juga: Alfamart Latih Pelaku UMKM Lebak
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengatakan, pihaknya memahami bahwa relokasi ini menyangkut hajat hidup banyak orang. Oleh karena itu, Pemkab harus berhati-hati dalam mengambil langkah, agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan kerugian bagi pedagang.
“Kami juga mengimbau kepada para pedagang agar tidak membayar biaya apapun kepada para oknum, karena pemerintah memberikan fasilitas relokasi ini secara gratis tanpa memungut biaya sepeserpun,” ujar Amir.
Sosialisasi ini membahas rencana pemindahan para pedagang kaki lima di wilayah Pasar Kalijaga Rangkasbitung ke Pasar Semi. Pemerintah memastikan akan memberikan fasilitas berupa tempat, kios dagang, keamanan, dan sarana pendukung lainnya.
“Melalui langkah ini, pemkab berharap dapat mewujudkan tatanan kota yang bersih, tertib dan rapi di kawasan pasar kalijaga sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya. (mulyana)
























