SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Gianluigi Donnarumma kecewa betul didepak Paris Saint-Germain. Dia cuma bisa mendoakan yang terbaik untuk Les Parisiens ke depannya.
Setelah empat tahun jadi kiper utama PSG, Donnarumma harus kehilangan posisinya begitu saja musim panas ini. Pelatih Luis Enrique menilai Donnarumma tidak cocok dengan gaya mainnya.
Alhasil, Enrique mendatangkan kiper baru dari Lille, Lucas Chevalier, yang membuat Donnarumma harus angkat kaki. Donnarumma akan dijual PSG mengingat kontraknya yang habis 2026 tidak diperpanjang.
Kiper asal Italia itu bahkan sudah dicoret dari skuad PSG yang bertanding melawan Tottenham Hotspur di Piala Super Eropa. Keputusan PSG ini membuat Donnarumma kecewa berat, mengingat kontribusinya selama ini untuk PSG.
Apalagi dia jadi bagian penting PSG saat merebut empat gelar musim lalu dan masih mengawal gawang timnya sampai final Piala Dunia Antarklub. “Untuk fans Paris yang spesial, saya selalu memberikan segalanya sejak tiba hari pertama, dalam dan luar lapangan, untuk mendapatkan tempat saya dan menjaga gawang PSG,” ujar Donnarumma di akun instagram.
“Sayangnya seseorang memutuskan bahwa saya tidak lagi jadi bagian dari tim dan tidak bisa berkontribusi lagi untuk kesuksesan tim. Saya kecewa dan patah hati.”
“Saya berharap bisa punya kesempatan bertemu fans di Parc des Princes secara langsung sekali lagi dan mengucapkan salam perpisahan yang pantas.”
“Jika itu tidak terjadi, saya ingin Anda thau bahwa dukungan dan kasih sayang kalian berarti besar untuk saya, saya tidak akan pernah melupakannya. Saya selalu mengingat dengan penuh emosi, malam-malam luar biasa dan Anda yang membuat saya merasa seperti di rumah.”
“Untuk rekan-rekan setim – keluarga kedua saya – terima kasih untuk segala perjuangan, tawan, momen yang kita lalui bersama. Kalian selalu jadi saudara saya.”
“Saya merasa terhormat bermain untuk klub ini dan tinggal di kota ini. Terima kasih, Paris.”
Donnarumma sudah bermain 161 kali di seluruh ajang sejak 2021 dan memenangi empat titel LaLiga, dua Piala Prancis, dan satu Liga Champions.
Sementara itu, Enzo Raiola, agen Donnarumma, menilai sang pemain sedianya siap mendapat pengurangan gaji. Namun, PSG mengubah kondisinya. “Dia sangat menyesal atas apa yang terjadi. 10 hari terakhir ini kemungkinan akan menganulir apa yang terjadis elama empat tahun di sini. Itu hilang karena kurangnya rasa hormat ini, sebuah kastil telah runtuh,” kata Raiola kepada Sky Sport.
“PSG telah mengajukan permintaan yang berbeda-beda. Pada akhirnya, kami menerima tawaran pengurangan gaji dari besaran saat ini karena Gigio ingin tetap bertahan, namun mereka mengubah syarat-syarat yang telah disepakati, sehingga kami menghentikan negosiasi dan menundanya hingga setelah final Liga Champions.”
“Kami melanjutkan negosiasi sebelum Piala Dunia Antarklub dan mengonfirmasi kesediaan saya untuk melanjutkannya. Apa yang terjadi dalam sepuluh hari terakhir ini tidak kami duga,” terangnya.
Lebih lanjut, Raiola menilai sikap PSG kelewatan. Ia mempertimbangkan langkah hukum untuk membela Donnarumma. “Saya mengerti kebutuhan untuk membeli kiper baru, tetapi mendepak Gigio setelah semua yang telah ia lakukan untuk klub adalah tindakan yang sangat tidak menghormati, dan saya akan membicarakannya dengan pengacara saya,” ungkapnya.
Di sisi lain, pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique mengaku tidak mudah membuang Gianluigi Donnarumma dari tim utama. Namun, kebutuhan taktik membuat Enrique harus membuat keputusan pahit itu.
“Kita bicara soal pemain yang bukan saja salah satu kiper terbaik dunia, tapi juga pribadi luar biasa,” ujar Enrique dalam konferensi pers jelang Piala Super Eropa 2025.
“Ya begitulah kehidupan pemain top, sama saja dengan kami sebagai pelatih, ya seperti ini; bukan keputusan mudah tapi saya tanggung jawab penuh atas hal itu. Semua orang pasti mau melakukannya jika mudah, keputusan ini diambil terkait kebutuhan tim soal profil kiper,” sambung Enrique di Football Italia. (dm)