Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

P2G Kritisi Anggaran Pendidikan vs MBG

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 18 Agu 2025 17:33 WIB
Rubrik Metro Tangerang
P2G Kritisi Anggaran Pendidikan vs MBG

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8). Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp178,7 triliun untuk penguatan kesejahteraan guru dan dosen pada tahun 2026. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyoroti postur anggaran pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang dinilai timpang. Dari total Rp 757,8 triliun, hampir separuhnya, Rp 335 triliun atau 44,2 persen, dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, menilai alokasi ini kurang tepat sasaran dan menimbulkan ketimpangan besar. “Kami terkejut, hampir setengah anggaran pendidikan ternyata dipakai untuk MBG. Padahal masih banyak persoalan mendasar pendidikan dan guru yang perlu segera dibenahi,” ujarnya, Senin (18/82025).

Menurut Satriwan, alokasi untuk pendidikan dasar dan menengah masih sangat terbatas. Kemdikdasmen hanya memperoleh Rp 33,5 triliun atau sekitar 4,6 persen dari total 20 persen mandatory spending APBN.

“Postur anggaran seperti ini jelas kurang proporsional. Persoalan utama pendidikan Indonesia masih berkutat pada pendidikan dasar dan menengah, termasuk PAUD,” kata Satriwan.

Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dinilai belum fokus membenahi pendidikan dasar dan menengah, padahal perbaikan di jenjang ini menjadi fondasi kualitas pendidikan secara keseluruhan. Satriwan juga menyayangkan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang seakan menempatkan guru dan dosen sebagai beban negara.

“Semestinya Kemenkeu tidak perlu mengambil anggaran pendidikan 20 persen karena akan mengurangi alokasi yang seharusnya untuk guru dan dosen. Pernyataan ini menyedihkan hati guru dan dosen,” tegasnya.

Baca Juga: BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

Selain itu, P2G menyoroti tumpang tindih pengelolaan anggaran di 23 kementerian/lembaga. Banyak kementerian nonpendidikan, seperti Kemenkeu, Kemdagri, Kementan, dan Kemenhan, mengambil bagian dari anggaran pendidikan, termasuk untuk sekolah ikatan dinas yang nilainya lebih dari Rp 100 triliun.

“Ini ironis. Guru dan sekolah dasar-menengah kekurangan anggaran, sementara lembaga nonpendidikan justru mendapat porsi besar,” ujar Satriwan. Ia menegaskan, anggaran sekolah ikatan dinas seharusnya direalokasi ke kementerian pendidikan agar lebih adil, proporsional, dan sesuai konstitusi.

BeritaTerbaru

HUT Golkar ke-62, Airin Tekankan Pentingnya Parpol Bersama Rakyat

HUT Golkar ke-62, Airin Tekankan Pentingnya Parpol Bersama Rakyat

Rabu, 21 Okt 2026 08:37 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangsel Rabu 21 Oktober 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:50 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 21 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:47 WIB
Skrining HIV di Rutan Klas 1 Tangerang, Dua Warga Binaan Positif

Skrining HIV di Rutan Klas 1 Tangerang, Dua Warga Binaan Positif

Selasa, 20 Okt 2026 20:09 WIB

P2G menilai alokasi anggaran yang timpang ini menunjukkan pemerintah belum menempatkan prioritas pendidikan sesuai konstitusi, yang secara eksplisit menjamin hak warga negara atas pendidikan. “Anggaran pendidikan yang besar harus menjadi kesempatan memperkuat fondasi pendidikan, bukan terserap pada program populis. Kalau hampir separuh habis untuk MBG, lalu bagaimana nasib guru dan mutu pendidikan anak Indonesia?” kata Satriwan.

Satriwan menekankan perlunya refocusing anggaran pendidikan dari kementerian nonpendidikan ke kementerian pendidikan. Dengan langkah ini, dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas sekolah, literasi dan numerasi murid, serta kompetensi guru bisa dimanfaatkan secara optimal.

Sementara itu, Kabid Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri, menekankan pentingnya realisasi janji Presiden Prabowo Subianto dalam Astacita mengenai standar upah minimum bagi guru non-ASN dan honorer. Banyak guru PAUD, madrasah swasta, dan sekolah swasta yang penghasilannya masih Rp 200 ribu–Rp 500 ribu per bulan, jauh di bawah standar upah minimum regional.

“Jika Presiden betul-betul ingin mensejahterakan guru, khususnya guru non-ASN, maka sudah semestinya Pak Prabowo merealisasikan janji beliau di dalam Astacita,” ucap dia.

Baca Juga: Cegah Banjir, Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp50 Miliar

Menurut Iman, pemeirntah semestinya menyadari perintah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 14 ayat 1 huruf a, bahwa guru berhak mendapatkan penghasilan di atas kebutuhan minimum. Ia pun berpandangan, pemberian insentif dan bantuan subisi upah sebesar Rp 300.000 dari pemerintah untuk guru sejatinya bukan kado HUT RI ke-80.

“Maaf, bukan kami kufur nikmat, tapi insentif Rp 300.000 per bulan bukanlah kado, tapi pemenuhan hak guru, yang itupun tidak terpenuhi seutuhnya,” ucap Iman. “Faktanya, masih banyak guru honorer dengan upah di bawah Rp 500 ribu per bulan,” ujarnya lagi.

Menurut Iman, keberadaan MBG yang menelan hampir separuh anggaran pendidikan juga mengorbankan program strategis lain, seperti revitalisasi sekolah dan peningkatan mutu pembelajaran. Revitalisasi 12.560 sekolah dan madrasah hanya mendapat Rp 22,5 triliun, lebih kecil dibandingkan Rp 24,9 triliun untuk pembangunan 200 Sekolah Rakyat.

Presiden Prabowo Subianto sendiri mengklaim, mandatory spending 20 persen dalam RAPBN 2026 merupakan yang terbesar dalam sejarah NKRI. Dia menyebut pemerintah berkomitmen memenuhi anggaran pendidikan 20 persen, yaitu sekitar Rp 757,8 triliun untuk tahun 2026. “Itu terbesar sepanjang sejarah NKRI,” kata Prabowo dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jumat (15/8/2025).

Meski begitu, kritik P2G menunjukkan bahwa besarnya alokasi untuk MBG belum berdampak signifikan pada kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan dasar-menengah. Dengan banyak guru honorer yang masih menerima penghasilan di bawah standar minimum dan sekolah dasar-menengah kekurangan dana, P2G menilai prioritas anggaran seharusnya dikembalikan pada perbaikan fondasi pendidikan nasional. (rmg/san)

Tags: anggaranguruMakan Bergizi Gratis
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Warga Serpong Lagoon Siap Ambil Langkah Hukum
Kota Tangsel

Jumlah Warga Diare di Serpong Lagoon Tangsel Jadi 176 Orang

Selasa, 20 Okt 2026 18:41 WIB
Sinas Mas Land Raih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026
Bisnis

Sinas Mas Land Raih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026

Selasa, 20 Okt 2026 18:35 WIB
Pemkot Tangerang Didorong Bangun Sistem Penegakan Hukum Seimbang
Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Didorong Bangun Sistem Penegakan Hukum Seimbang

Selasa, 20 Okt 2026 17:59 WIB
Santunan 62 Anak Yatim Warnai HUT ke-62 Golkar di DPD Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

Santunan 62 Anak Yatim Warnai HUT ke-62 Golkar di DPD Kabupaten Tangerang

Selasa, 20 Okt 2026 17:19 WIB
Kebakaran Besar Hanguskan 9 Gudang di Jatiuwung
Headline

Kebakaran Besar Hanguskan 9 Gudang di Jatiuwung

Selasa, 20 Okt 2026 17:10 WIB
35 Mahasiswa Kabupaten Tangerang ke Jakarta, Polresta Kerahkan 125 Personel
Kabupaten Tangerang

35 Mahasiswa Kabupaten Tangerang ke Jakarta, Polresta Kerahkan 125 Personel

Selasa, 20 Okt 2026 16:52 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa, Beras 5 Kg Disubsidi Jadi Rp24.500

Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa, Beras 5 Kg Disubsidi Jadi Rp24.500

Kamis, 15 Okt 2026 17:09 WIB
Pengamat Dukung Gaji PPPK Paruh Waktu Dianggarkan Pemprov Banten pada 2027

Pengamat Dukung Gaji PPPK Paruh Waktu Dianggarkan Pemprov Banten pada 2027

Sabtu, 17 Okt 2026 10:18 WIB
Sanksi Super Ringan untuk Ronaldo

Sanksi Super Ringan untuk Ronaldo

Selasa, 20 Okt 2026 19:10 WIB
Diantisipasi Sejak Awal, Kebakaran TPA Cipeucang Cepat Padam

Diantisipasi Sejak Awal, Kebakaran TPA Cipeucang Cepat Padam

Minggu, 18 Okt 2026 16:27 WIB
Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang, Surtaman. (ISTIMEWA)

Wujudkan Smart City, Diskominfosatik Kabupaten Serang Akan Bina 326 Desa

Kamis, 15 Okt 2026 17:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.