Jumat, 11 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ribuan Ikan Mati Mendadak, Warga Periuk Jaya Masih Menunggu Hasil Lab Situ Cangkring

Oleh Made Nusantara
Minggu, 24 Agu 2025 14:57 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
Ribuan Ikan Mati Mendadak, Warga Periuk Jaya Masih Menunggu Hasil Lab Situ Cangkring

TUNGGU HASIL LAB: Warga menunggu hasil lab soal banyaknya ikan yang mati di Situ Cangkring Periuk, Kota Tangerang. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Warga Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang hingga kini masih menunggu hasil lab mengenai penyebab matinya ribuan ikan di Situ Cangkring. Padahal mereka khawatir ada pencemaran limbah industri di sana.

Biasanya, kawasan itu ramai dipadati warga yang memancing, baik dari sekitar Periuk Jaya maupun dari luar. Namun, sejak kondisi itu terjadi, suasana berubah muram. “Kami khawatir ada pencemaran limbah industri. Biasanya ikan di sini sehat dan banyak, tapi sejak dua minggu lalu mati mendadak,” ujar Gandi, Ketua Forum RW Kelurahan Periuk Jaya, saat ditemui wartawan SatelitNews.Com di tepi Situ Cangkring.

Menurut Gandi, pihaknya sudah melaporkan persoalan ini kepada berbagai instansi, mulai dari lurah, camat, DPRD, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang. Ia menegaskan, DLH bahkan sudah mengambil sampel air dari situ untuk diuji di laboratorium. Namun hingga kini, hasil pemeriksaan tersebut belum kunjung diumumkan.

“DLH sudah turun mengambil sampel, tapi yang kami sayangkan sudah dua minggu belum ada hasil. Warga terus bertanya karena ini menyangkut kesehatan mereka,” tegasnya. Lebih jauh, Gandi mengingatkan bahwa warga di sekitar Situ Cangkring masih sangat bergantung pada air tanah untuk kebutuhan sehari-hari. Pasokan air dari PDAM belum menjangkau kawasan tersebut, sehingga jika benar terjadi pencemaran limbah, risiko kesehatan bagi masyarakat akan jauh lebih besar.

“Kalau benar hasil lab menyatakan ada pencemaran limbah industri, maka kesehatan masyarakat terancam. Kami mohon pemerintah, khususnya DLH, segera menyampaikan hasil uji itu secara terbuka,” lanjutnya.

Dari pengamatan warga, lokasi Situ Cangkring memang dikelilingi oleh kawasan industri. Tercatat ada lebih dari tujuh perusahaan di sekitar danau, bahkan ada yang baru beroperasi. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan masyarakat bahwa pencemaran yang terjadi bukanlah hal alami, melainkan terkait aktivitas industri.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Tangerang Berharap Perusahaan Pembuang Limbah di Situ Cangkring Ditindak Tegas

“Sekitar danau ini seluruhnya dikelilingi industri, jumlahnya lebih dari 7 sampai 8. Jadi wajar kalau masyarakat curiga, karena indikasi kuatnya ada di situ,” ujar Gandi. Selain mengancam kesehatan, fenomena ini juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi warga.

Aktivitas memancing yang biasanya menjadi hiburan sekaligus sumber tambahan ekonomi mendadak terhenti. Biasanya, warga dari luar daerah ikut datang memancing karena di Situ Cangkring tidak dipungut biaya dan ikan melimpah. Kini, suasana berubah sepi. “Dulu banyak orang luar datang memancing ke sini, karena gratis dan ikannya juga banyak. Sekarang setelah ada pencemaran, suasana sepi sekali,” kata Gandi.

BeritaTerbaru

Buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang. (ALFIAN/SATELIT NEWS)

Buruh Tangerang Kantongi Rekomendasi DPRD, Pengesahan RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Jumat, 11 Sep 2026 15:47 WIB

Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel

Jumat, 11 Sep 2026 15:42 WIB
Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Jumat, 11 Sep 2026 08:31 WIB
Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Jumat, 11 Sep 2026 08:11 WIB

Warga Periuk Jaya kini menunggu langkah cepat dari pemerintah Kota Tangerang. Mereka berharap hasil uji laboratorium bisa segera diumumkan, agar ada kepastian mengenai penyebab kematian ikan di Situ Cangkring. Transparansi dianggap penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan langkah penanganan lebih lanjut. “Kami hanya minta kepastian. Kalau memang tercemar, harus ada tindak lanjut. Kalau tidak, ya harus dijelaskan apa penyebabnya. Jangan sampai warga terus menunggu tanpa kejelasan,” tutup Gandi. (mg01)

 

 

 

Tags: dugaan pencemaran lingkunganKelurahan Periuk Jaya Kecamatan PeriukSitu Cangkring
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang

Jumat, 11 Sep 2026 07:55 WIB
Headline

Mahasiswa UIN Jakarta Demo, Desak Dugaan Korupsi Diusut

Kamis, 10 Sep 2026 22:58 WIB
Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik
Kabupaten Tangerang

Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Kamis, 10 Sep 2026 19:28 WIB
Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Kamis, 10 Sep 2026 19:23 WIB
Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas
Bisnis

Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas

Kamis, 10 Sep 2026 19:19 WIB
Headline

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

HELIKOPTER : Helikopter HR-3604, diterjunkan untuk melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Dukung Pencarian Wartawan di Perairan Selat Sunda, Helikopter HR-3604 Dikerahkan

Kamis, 10 Sep 2026 14:30 WIB
KLARIFIKASI -- Ketua IKAFA, Eri Sunarya, sampaikan klarifikasi. (ISTIMEWA)

Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi

Rabu, 9 Sep 2026 19:45 WIB
Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi

Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi

Senin, 7 Sep 2026 14:14 WIB
Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.