SATELITNEWS.COM, TANGERANG—PT Pangeran Maju Jaya mengalami kerugian hingga empat miliar rupiah akibat kebakaran yang melanda empat gudang mainan elektronik miliknya. Amuk si jago merah terjadi di Komplek Pergudangan Pantai Indah Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi pada Senin (25/8) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan penyebab kebakaran gudang mainan milik PT Pangeran Maju Jaya masih belum diketahui. Namun, kerugian yang dialami sang pemilik ditaksir mencapai Rp 6 miliar.
“Penyebabnya masih diselidiki kalau kerugian ditaksir mencapai Rp 6 miliar,” kata Achmad Taufik kepada Satelit News, Selasa (26/8).
Menurut Taufik, kebakaran yang melanda gudang mainan itu terbilang cukup besar. Bahkan, ada 4 bangunan gudang yang terbakar hebat, dengan luas lahan kurang lebih sekitar 4.000 meter persegi. Sehingga, untuk memadamkan api yang terus membumbung tinggi, BPBD gabungan Kabupaten Tangerang dan Jakarta menerjunkan 10 unit mobil pemadam kebakaran.
Diantaranya, 6 dari Kabupaten Tangerang yang terdiri dari Pos Kosambi, Mako Curug, Pos Sepatan, Pos Pakuhaji, Pos Mauk, dan Pos Kelapa Dua. Sementara, 4 lagi dari BPBD Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Meski sudah menerjunkan 10 unit mobil, pemadam api yang membumbung tinggi masih cukup sulit untuk dipadamkan sehingga pihaknya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 4 sampai 5 jam untuk memadamkan api yang membakar gudang mainan elektronik tersebut.
Baca Juga: BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan
“Karena di dalam gudang banyak bahan-bahan yang mudah terbakar, jadi api sangat sulit dipadamkan. Awalnya, kita terjunkan 8 unit mobil pemadam, lalu kita tambah 2 lagi, jadi total sebanyak 10 mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk memadamkan api, ” katanya.
Taufik mengatakan akibat kebakaran itu, aktivitas di gudang tersebut berhenti untuk sementara waktu. Penghentian dilakukan hingga sampai situasi kembali normal dan aman terkendali. Dirinya juga menegaskan, bahwa dalam peristiwa kebakaran itu dipastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka.
“Kemungkinan libur sementara waktu. Namun, dapat dipastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa kebakaran hebat itu, ” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan pergudangan di Dadap, Kabupaten Tangerang, Senin (25/8). Empat gedung milik PT Pameran Maju Madya (PMB), perusahaan yang memproduksi mainan anak-anak berupa mobil-mobilan dan motor-motoran, hangus dilalap si jago merah.
Syafrullah, Komandan Regu (Danru) Pos Pemadam Kebakaran Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyampaikan api membakar sedikitnya empat gedung sekaligus. Untuk meredam kobaran api, pihaknya mengerahkan sembilan unit armada pemadam. Total sebanyak 50 personel dari Kabupaten Tangerang diturunkan, dibantu 20 personel tambahan dari Jakarta. Namun upaya pemadaman tidak berjalan mulus. Salah satu kendala terbesar adalah ketersediaan sumber air yang sempat terputus.
“Kendalanya sumber air jadi kita sumber airnya terputus,” kata Syafrullah. (alfian)
Baca Juga: Apresiasi Pendonor, Pemkab Tangerang Gratiskan Biaya Transfusi Darah di RS
