Senin, 5 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Jalur Pembelian Berubah, Pengepul Bambu Alami Penyusutan Omzet

Oleh Made Nusantara
Minggu, 9 Agu 2026 20:25 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Lebak
Jalur Pembelian Berubah,  Pengepul Bambu Alami Penyusutan Omzet

PENGECATAN: Pengepul bambu untuk tiang bendera, di Kabupaten Lebak saat melakukan pengecatan merah putih. MULYANA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

 SATELITNEWS.COM, LEBAK – Menjelang perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, kebutuhan bambu untuk tiang bendera dan umbul-umbul mulai mengalami peningkatan. Kondisi itu terlihat dari mulai ramainya pesanan di sejumlah lapak pengepul bambu di Kabupaten Lebak.

Namun, peningkatan permintaan tersebut belum menjadi kabar baik bagi seluruh pengepul. Penjualan justru mengalami penyusutan dibandingkan tahun sebelumnya lantaran sebagian pembeli dalam jumlah besar memilih mengambil bambu langsung dari petani.

Salah satu pengepul bambu di Jalan Raya By Pass, Kampung Selahaur, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, terlihat dipenuhi ribuan batang bambu berbagai ukuran dan jenis. Bambu-bambu tersebut sebagian disiapkan untuk memenuhi pesanan kebutuhan perayaan kemerdekaan.

Pedagang bambu asal Kecamatan Sajira, Surdana (38), mengatakan aktivitas pemesanan mulai meningkat sejak memasuki Agustus. Meski demikian, geliat pasar tahun ini belum mampu menyamai kondisi pada periode yang sama tahun lalu. “Memang sekarang mulai ramai pesanan. Alhamdulillah ada peningkatan karena kebutuhan untuk bendera. Tapi kalau dibandingkan tahun lalu, jumlahnya masih jauh berkurang,” kata Surdana.

Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada minimnya kebutuhan bambu, melainkan berubahnya jalur pembelian. Pembeli yang memiliki modal besar dari wilayah Jakarta dan Tangerang kini dapat langsung mendatangi petani untuk mendapatkan bambu dalam jumlah banyak.

Kemudahan akses tersebut salah satunya dipengaruhi kondisi jalan menuju kawasan pengambilan bambu yang lebih kering selama musim kemarau. Kendaraan berukuran besar yang sebelumnya kesulitan masuk kini lebih leluasa menjangkau lokasi petani. “Sekarang karena kemarau, jalannya lebih mudah. Mobil besar bisa masuk sampai ke lokasi bambu. Akhirnya banyak pembeli yang langsung mengambil ke petani,” ujarnya.

Baca Juga: Andri S Permana: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kebijakan yang Berdaulat, Adil, dan Makmur

Perubahan pola distribusi itu cukup terasa bagi usaha pengepul. Surdana mengungkapkan, jika sebelumnya dirinya mampu mengirim sekitar 10 ribu batang bambu ke luar daerah, kini jumlahnya tinggal separuh. “Dulu bisa sekitar 10 ribu batang untuk dikirim keluar daerah. Sekarang paling sekitar 5 ribu batang. Pembeli yang modalnya besar lebih memilih langsung ke petani,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat pasar yang biasanya menjadi ruang bagi pengepul lokal ikut menyempit. Bambu yang berhasil dikumpulkan kini lebih banyak dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Lebak dan sekitarnya. “Kalau tahun kemarin masih banyak yang dikirim ke luar daerah. Sekarang lebih banyak terserap di dalam daerah. Karena pembeli besar sudah mengambil langsung dari petani,” katanya.

BeritaTerbaru

Sopir Mengantuk Picu Kecelakaan Beruntun di Lebak, Truk Hantam 4 Minibus

Sopir Mengantuk Picu Kecelakaan Beruntun di Lebak, Truk Hantam 4 Minibus

Senin, 5 Okt 2026 13:50 WIB

Dindikbud Banten Targetkan Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Senin, 5 Okt 2026 10:06 WIB
Dukun Cabul di Lebak Pakai Modus Usir Jin Agar Bisa Setubuhi Korban

Dukun Cabul di Lebak Pakai Modus Usir Jin Agar Bisa Setubuhi Korban

Minggu, 4 Okt 2026 17:38 WIB

Ada Aduan Masyarakat, Satgas Pemkab Serang Tinjau Tambang di Pabuaran

Minggu, 4 Okt 2026 16:45 WIB

Meski demikian, kebutuhan bambu sebagai penyangga bendera tetap memberikan tambahan aktivitas bagi pedagang. Dalam sehari, Surdana mengaku rata-rata mampu menjual sekitar 300 batang bambu khusus untuk kebutuhan tiang bendera.

Pesanan tersebut datang dari sejumlah wilayah, di antaranya Ona, Tigaraksa, hingga kawasan sekitar Polres Lebak. Untuk harga, bambu tiang bendera dibanderol berbeda berdasarkan jumlah pembelian. Konsumen yang membeli secara eceran dikenakan harga sekitar Rp10 ribu per batang. Sedangkan pembelian dalam jumlah besar bisa mendapatkan harga Rp6 ribu hingga Rp7 ribu per batang.

“Kalau beli satuan atau eceran sekitar Rp10 ribu. Kalau jumlahnya banyak, harganya sekitar Rp6 ribu sampai Rp7 ribu per batang,” jelas Surdana. Penurunan penjualan juga terlihat dari catatan dagang miliknya. Pada Agustus 2025, Surdana masih mampu menjual sekitar 4.700 batang bambu untuk kebutuhan tiang bendera.

Sementara memasuki awal Agustus 2026, jumlah yang telah terjual baru berada di angka sekitar 1.850 batang. Meski demikian, angka tersebut masih berpeluang meningkat lantaran sejumlah pesanan belum seluruhnya diselesaikan. “Masih ada beberapa pesanan yang sedang kami kerjakan. Mudah-mudahan nanti jumlahnya terus bertambah sampai pertengahan Agustus,” harapnya.

Baca Juga: Sopir Mengantuk Picu Kecelakaan Beruntun di Lebak, Truk Hantam 4 Minibus

Untuk menjaga ketersediaan stok, Surdana mengambil bambu dari sejumlah sentra di Kabupaten Lebak. Di antaranya Kecamatan Cileles, Sajira, Citeras dan Cilawang. Jenis bambu yang diperdagangkan pun beragam, mulai dari bambu apus, haur, betung hingga bambu hitam.

Dari beberapa jenis tersebut, bambu apus menjadi salah satu komoditas yang paling banyak dicari karena dapat digunakan untuk berbagai keperluan. “Bambu apus paling banyak dicari. Selain untuk tiang, bisa juga digunakan untuk bahan bangunan, cerucuk, gedek dan kebutuhan lainnya. Kalau bambu hitam biasanya lebih banyak untuk kerajinan,” pungkasnya.(mulyana)

Tags: HUT Kemerdekaan RI ke-81Jalur Pembelian BerubahPengepul Bambu Alami Penyusutan Omzet
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Sport Fun Game, Jadi Ajang bagi Perkindo Banten Untuk Konsolidasi Akbar

Minggu, 4 Okt 2026 16:39 WIB
Logo FSPP. (ISTIMEWA)
Banten Region

FSPP Pandeglang Siap Gelar Musda Ke-3

Minggu, 4 Okt 2026 16:33 WIB
MEMIMPIN UPACARA : Gubernur Banten Andra Soni, memimpin upacara peringatan HUT ke 26 Provinsi Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

HUT ke 26 Banten Berlangsung Meriah, Ini Pesan Gubernur Banten

Minggu, 4 Okt 2026 16:27 WIB
MEMBERIKAN INSENTIF : Gubernur Banten Andra Soni, memberikan insentif secara simbolis bagi ratusan guru ngaji di Kota Serang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Ratusan Guru Ngaji Dapat Insentif, Andra: Mengaji Wajib, Bukan Ekskul

Minggu, 4 Okt 2026 16:22 WIB
Warga Miskin Tak Tersentuh Bansos, DPRD Lebak Desak Desil Dibongkar
Banten Region

Warga Miskin Tak Tersentuh Bansos, DPRD Lebak Desak Desil Dibongkar

Minggu, 4 Okt 2026 14:56 WIB
Lebak Punya Baduy dan Multatuli, Tapi Belum Punya Branding
Banten Region

Lebak Punya Baduy dan Multatuli, Tapi Belum Punya Branding

Minggu, 4 Okt 2026 14:05 WIB
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Prancis vs Italia, Lanjutkan Trend Positif

Prancis vs Italia, Lanjutkan Tren Positif

Kamis, 1 Okt 2026 19:28 WIB
Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Senin, 28 Sep 2026 17:26 WIB
Indonesia Peringkat 16 Klasemen Akhir Asian Games 2026

Indonesia Peringkat 16 Klasemen Akhir Asian Games 2026

Minggu, 4 Okt 2026 14:29 WIB
PENANDATANGANAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region I, bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Selasa (29/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Dewi Setiani Teken Komitmen Bersama Demi Percepatan Penyusunan RDTR

Selasa, 29 Sep 2026 20:26 WIB
Alih Fungsi Bangunan dan Rendahnya Kesadaran Warga Perburuk Soal Sampah di Pasar Sipon

Alih Fungsi Bangunan dan Rendahnya Kesadaran Warga Perburuk Soal Sampah di Pasar Sipon

Selasa, 29 Sep 2026 19:13 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.