SATELITNEWS.COM, LEBAK—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan 2.000 batang bibit pisang ke Koperasi Desa Merah Putih Parung Kujang, Kecamatan Cileles. Melihat iklim dan kesuburan tanah di Parung Kujang perkebunan pisang di sana dinilai bisa dikembangkan.
Penyuran bibit batang pisang yang disalurkan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni itu merupakan langkah dari Pemprov untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Banten, termasuk di Kabupaten Lebak. Adapun 2.000 batang bibit pisang itu akan di tanam dibatas lahan seluas dua hektare.
“Ini bentuk dukungan dari Pemprov Banten untuk Koperasi Desa Merah Putih. Kami melihat di desa ini punya potensi besar untuk mengembangkan pohon pisang,” kata Andra saat diwawancara, Rabu, (27/8).
Andra mengungkapkan, Koperasi Desa Merah Putih di Parung Kujang sendiri sejauh ini menjadi koperasi yang cukup berkembang dengan core bisnis utamanya ialah ekspedisi hasil peternakan ke pasar. Melalui bisnis itu, masyarakat bisa bekerjasama untuk mengangkut hasil ternaknya ke pasar.
Adapun beberapa produk yang didistribusikan oleh Koperasi Desa Merah Putih di Desa Parung Kujang diantaranya ialah ayam, telur dan beberapa hasil pertanian lainnya. “Di wilayah yang jauh, seperti Parung Kujang, bisa mendistribusikan beberapa produk itu. Kami tentu mengapresiasi hal tersebut,” ungkapnya.
Andra juga memprediksi, Koperasi Desa Merah Putih di Parung Kujang bisa berkembang lebih jauh, mengingat keberadaan Tol Serang-Panimbang (Serpan). Kata dia juga, tak lama lagi exit Tol Serpan di Kecamatan Cileles akan segera dibuka. Dengan aktifnya tol tersebut, kawasan tersebut akan menjadi pusat keramaian dan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. “Dengan wilayah yang strategis ini, masyarakat tentu harus disiapkan agar bisa memanfaatkan infrastruktur tersebut dengan baik,” tuturnya.
Baca Juga: Andra Soni: Irigasi Cisata Pandeglang Tingkatkan Produktivitas Petani
Secara keseluruhan, Provinsi Banten sendiri tercatat memiliki sekitar 1.551 Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar dengan core bisnisnya masing-masing. Kendati begitu, masih ada beberapa Koperasi Desa Merah Putih yang hingga kini masih jalan di tempat atau mengalami stagnasi.
Kendati begitu, Andra menyebut bahwa koperasi-koperasi tersebut masih harus melalui proses yang cukup panjang dan konsisten. Untuk itu, keberadaan pemerintah ialah bertujuan untuk membimbing seluruh koperasi agar bisa lebih berkembang. “Diperlukan pelatihan, pembinaan, dan berbagai upaya terarah untuk menjadikannya lebih kuat. Inilah mengapa saya bersama bupati mengunjungi desa tersebut sebagai bentuk pendampingan,” terangnya.
Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya mengatakan, bantuan batang pisang untuk Kopdes Parung Kujang merupakan bentuk kepedulian Pemprov Banten untuk program tersebut khususnya Kabupaten Lebak. Oleh karenanya, Hasbi meminta bantuan atau Kopdes bisa dijalankan seoprimal mungkin untuk kemajuan desa dan mensejahterakan masyarakatnya. “Kopdes merah putih ini tentunya bisa meningkatkan sektor ekonomi pemerintah desa dan masyarakatnya. Jadi saya harap Kopdes ini bisa dikelola dengan baik,” pungkasnya. (mulyana)
























