SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meresmikan dapur makan bergizi gratis (MBG) ke-17 yang berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Badar, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Minggu (14/9). Peresmian ini sekaligus menandai kehadiran dapur MBG kedua di lingkungan pesantren.
“Alhamdulillah hari ini kita resmikan dapur MBG ke-17 di Kabupaten Tangerang, yang kedua di Ponpes. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” ujar Intan kepada Satelit News.
Intan menjelaskan, program MBG merupakan inisiatif nasional yang menyasar kelompok rentan seperti anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Tujuannya untuk meningkatkan status gizi masyarakat, memperkuat SDM, serta mendukung perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM.
“Program ini juga bagian dari upaya penurunan stunting dan penguatan karakter siswa. Kami, Pemkab Tangerang, sangat mendukung penuh pelaksanaannya,” katanya.
Dapur MBG di Ponpes Al-Badar menjadi yang terbaru dari total 17 dapur yang telah tersebar di berbagai kecamatan. Sebelumnya, dapur MBG telah hadir di lokasi-lokasi seperti Yayasan Latanza, Yayasan Carity, Yayasan Al-Munawir, hingga Yayasan Mualaf Indonesia Timur. Hingga saat ini, sekitar 65.642 penerima manfaat telah mendapatkan makan siang gratis dari program ini.
Intan menyebut, hadirnya dapur MBG di Ponpes juga membuka peluang kerja bagi warga lokal. Di Ponpes Al-Badar Balaraja sendiri, tercatat ada 47 orang yang direkrut sebagai tenaga dapur.
Baca Juga: Benyamin Davnie Minta Pengawasan Terhadap ASN Tangsel Diperketat
“Bayangkan jika dapur MBG dibuka lebih luas lagi, tidak hanya menyehatkan anak-anak, tapi juga membuka banyak lapangan pekerjaan. Efeknya saling menguntungkan,” imbuhnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga standar dapur, mulai dari aspek kebersihan, komposisi gizi, hingga rasa makanan. “Makanannya harus enak dan bergizi. Karbohidrat, protein, dan gizi lainnya harus seimbang, agar tidak membosankan dan tetap disukai anak-anak,” jelasnya.
Selain fokus pada gizi, dapur MBG juga diharapkan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Tangerang.
“Dapur ini bukan hanya untuk menurunkan angka stunting, tapi juga memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-Badar, KH Waesul Qurni, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional MBG.
“Ini bentuk nyata komitmen Pemkab Tangerang dalam mendukung kebijakan Presiden. Semoga santri di sini bisa tumbuh sehat, berkembang, dan berprestasi,” ujarnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Wanita di Ciputat Timur Berulang Kali Jadi Korban Orderan Fiktif Ojek Online





















