SATELITNEWS.COM, SERANG – Suwito alias Casmito, Warga Kampung Nelayan I, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, yang
tenggelam di Perairan Selat Sunda, tepatnya di wilayah Pasauran, Kabupaten Serang, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (16/9/2025). Kini, korban telah diserahkan ke pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad mengatakan, korban ditemukan oleh warga di pesisir Dusun 3 Regahan Lada, Pulau Sebesi, Lampung, sekitar pukul 08.10 WIB. Lokasi penemuan, berjarak sekitar 13 mil laut dari titik Lokasi Kejadian Perkara (LKP).
Setelah dilakukan pengecekan ciri-ciri dan konfirmasi dari pihak keluarga, korban dipastikan adalah Suwito alias Casmito, warga Kampung Nelayan I, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, yang dinyatakan hilang beberapa waktu lalu.
“Evakuasi dilakukan oleh Kantor SAR Lampung, melalui Unit Siaga Bakauheni, yang langsung menuju lokasi menggunakan RIB dan mengevakuasi korban ke Dermaga Canti. Dari sana, korban kemudian dibawa ke RSUD dr. H. Bob Bazar, Kalianda, menggunakan ambulans desa dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Al Amrad, Selasa (16/9/2025).
Diketahui sebelumnya, korban bersama empat awak Kapal Nanjung Sari terjatuh ke laut usai kapal yang ditumpanginya, Jumat (12/9/2025) tiba-tiba ditabrak oleh kapal lain (tidak ada informasi terkait nama kapal). Akibat benturan tersebut, kapal Nanjung Sari tenggelam.
Sekitar pukul 09.00 WIB, 4 korban selamat ditemukan dan dievakuasi oleh kapal nelayan lain yang kebetulan melintas. Keempat korban, yaitu Tarim, Hamdan, Masudi, dan Sujai, semuanya berasal dari Desa Teluk Labuan, Kabupaten Pandeglang. Banten. Mereka telah dievakuasi ke Teluk Labuan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Penumpang KMP Kirana II Dilaporkan Melompat Dilintasan Penyeberangan Merak–Bakauheni
Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya.
Unsur SAR yang terlibat antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Unit Siaga SAR Pandeglang dan Bakauheni, ABK RIB 02 Banten, Lanal Banten dan Pos AL Teluk Labuan, Polairud Banten dan Lampung, BPBD Kabupaten Pandeglang, KPLP, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, SAR MTA, Potensi SAR Banten, DMC Dompet Dhuafa
“Cuaca selama operasi dilaporkan cerah, mendukung kelancaran proses pencarian,” pungkasnya. (sidik)
























